Tim Terpadu Pastikan ASN dan Tamu Patuhi Prokes saat Berkunjung ke Kantor Bupati Tanahdatar

BATUSANGKAR, KP – Tim terpadu Pemerintah Kabupaten Tanahdatar melakukan kegiatan penertiban non justisia tentang pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, kepada ASN dan tamu yang berkunjung ke komplek perkantoran bupati, Pagaruyung, Selasa (29/9) kemarin.

Tim terpadu yang terdiri dari personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri itu, bertugas sebagai bentuk penerapan Peraturan Bupati Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Pjs. Bupati Erman Rahman menyebutkan, kegiatan itu untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pemakaian masker penting untuk mencegah penularan Covid-19. “Tindak lanjut Perbup 48 tahun 2020, kita sudah sosialisasikan dan saat ini action di lapangan. Dimulai di komplek perkantoran untuk jajaran aparatur dan tamu yang berkunjung ke kantor. Tentunya ASN bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat. Kita yang buat peraturannya, jangan pula kita yang tidak siap,” ucap Erman didampingi Kasat Pol PP dan Damkar Yusnen di sela- sela penertiban.

Erman yang juga menjabat Kepala BPBD Sumbar itu mengajak seluruh ASN dan masyarakat agar disiplin memakai masker dan menerapkan prinsip 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Apalagi saat ini jelasnya, ren Covid-19 di Tanahdatar kembali meningkat.

Terkait pemberian sanksi yang sudah diatur dalam Perbup tersebut, Erman berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi demi keselamatan bersama. “Saya berharap, sanksi-sanksi yang sudah disiapkan ini tidak sampai kepada masyarakat, yang dibutuhkan kesadaran. Untuk itu saya minta tim bisa mensosialisasikan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,” urainya lagi.

Sebelumnya, Kasat Pol PP dan Damkar, Yusnen mengatakan, Perbup tersebut telah ditetapkan pada 31 Agustus lalu. “Perbup ini sudah hampir satu bulan dan kita sudah melakukan sosialisasi, edukasi dan patroli ke seluruh kecamatan mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” terang Yusnen.

Dijelaskannya, saat ini pemberian teguran tertulis kepada yang melanggar tidak memakai masker dengan harapan tidak terulang kembali. “Sanksi-sanksi sudah diatur untuk perorangan dan pelaku usaha/pengelola/penyelenggara tempat dan fasilitas umum. Mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, denda atau bisa nanti ada sanksi justisi berupa kurungan. Apalagi diperkuat dengan Perda Provinsi yang saat ini masih direvisi di Kemendagri. Tentunya jangan sampai ada yang kena sanksinya hingga ke sana (kurungan-red),” tutupnya. (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

AWALI TUGAS, Pjs Bupati Agam Benni Warlis Gelar Pertemuan dengan Pimpinan OPD dan Camat

Sel Sep 29 , 2020
LUBUKBASUNG, KP – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Agam Benni Warlis, menggelar pertemuan dengan pimpinan OPD dan camat se-Kabupaten Agam untuk mengawali tugasnya sebagai Pjs Bupati Agam, di aula Kantor Bupati Agam, Selasa (29/9). Kegiatan yang dipimpin Sekdakab Agam Martias Wanto itu, juga dihadiri para Asisten dan Staf Ahli di Sekretariat […]