DIHIASI MURAL TIGA DIMENSI, Janjang 1000 Pariaman Jadi Destinasi Wisata Baru

PARIAMAN, KP – Berawal dari ditunjuk sebagai salah satu Desa Wisata di Kota Pariaman, Desa Kampung Baru Padusunan Kecamatan Pariaman Timur ciptakan mural lukisan tiga dimensi (3D).

Wisata alam yang menyuguhkan pemandangan indah untuk berekreasi banyak sekali ditemukan di Kota Pariaman. Mulai dari Pantai Pariaman yang begitu indah sampai kesejukkan hamparan sawah – sawah. Berbeda dengan desa – desa lain di Kota Pariaman.

“Alhamdulillah kita telah berhasil menciptkan wisata baru di Kota Pariaman yang berbeda dengan desa lainnya. Disini kita juga menggunakan peninggalan yang telah ada, sehingga kita hanya melakukan pemolesan agar lebih diminati oleh pengunjung. Peninggalan sejarah tersebut berupa janjang 1000 yang dibangun sudah cukup lama dan kita beri lukisan 3 dimensi. Inilah yang menarik wisata untuk bisa berkunjung ke Desa Kampung Baru Padusunan Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman,“ ungkap Kepala Desa Kp Baru Padusunan Suardi MZ kepada KORAN PADANG, kemarin.

Mural 3D ini merupakan salah satu destinasi wisata yang baru hadir di Desa Kampung Baru Padusunan.

Pembuatan destinasi ini menghabiskan dana Rp100 juta dengan konsep lukisan 3D dan 8 kolam pancingan untuk wisatawan memancing dan dapat berselfi sambil menikmati keindahan alam sekitarnya yang masih asri.

“Kita memilih konsep ini karena melirik kedaerah luar yang membuat lukisan 3 dimensi yang indah. Untuk lukisan 3 dimensi di sini kita juga sekaligus mengenalkan kepada pengunjung tentang ciri khas Kota Pariaman seperti tabuik, keindahan pantai dan alam lainnya, namun untuk 8 kolam pancingan kita sudah sediakan kolam tapi terkendala dengan pembebasan lahan menjuju kolam pancingan tersebut. Jadi saat ini kita tetap punya kolam pancingan yang kecil posisinya didepan moral 3 dimensi,“ tambahnya.

Destinasi mural 3 dimensi yang dibangun menggunakan anggaran desa sampai saat ini masih dikelola oleh masyarakat setempat. Mulai dari retribusi dan parkir, sampai perawatan. Untuk lebih nyaman pengunjung saat ini sedang berlangsung pembangunan musala dan nantinya area destinasi juga akan dibuat taman bunga, sehingga lebih banyak pilihan pengunjung untuk berfoto bersama.

“Kita masih belum buat Peraturan Desa tentang retribusi masuk destinasi wisata. Hari ini akan direncanakan rapatnya. Namun sejak buka sampai saat ini masyarakat mulai dari dubalang dan tokoh pemuda yang mengelola memungut retribusi sekaligus biaya parkir hanya Rp2 ribu saja. Itupun kita gunakan untuk penambahan pembangunan musala dan biaya perawatan destinasi,“ ujarnya.

Ia berharap agar destinasi ini akan lebih maju lagi dan dibantu oleh Pemerintah Kota Pariaman, sehingga destinasi moral 3D lebih dikenal di Sumatra Barat (Sumbar) khususnya dan Indonesia umumnya. Majunya destinasi mural 3D akan membuat perekonomian masyarakat sekitar bangkit dan berkembang.(war/mc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TEMU RAMAH DENGAN MEDIA, Adib Alfikri: Media Berperan Dalam Pembangunan Daerah

Rab Sep 30 , 2020
PARITMALINTANG, KP – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Padangpariaman, Adib Alfikri menjalin silaturahmi dengan rekan media di Padangpariaman. Pjs Bupati mengatakan, pekerjaan wartawan adalah pekerjaan mulia dimana idealnya seorang wartawan menyampaikan sesuatu yang baik dan memberikan koreksi dengan cara yang lebih elegan. “Pekerjaan wartawan sama dengan malaikat dimana ia mengingatkan, memberitahu […]