24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Hari Jadi Sumbar ke-75 di Pandemi, Supardi Berharap Tidak Memudarkan Nilai Perjuangan

PADANG, KP- Hari ini 1 Oktober 2020, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) merayakan hari jadi ke-75 Tahun. Ketua DPRD Sumbar Supardi berharapmeski tidak ada kemeriahan dalam peringatan hari jadi tahun ini, tidak memudarkan semangat dan nilai perjuangan yang menyertainya.

“Karena dalam situasi pandemi Covid-19, tentu tidak bisa dilaksanakan dengan kemeriahan. Namun, jangan sampai memudarkan nilai dan semangat perjuangan dari momentum hari jadi provinsi tersebut,” papar Supardi di ruang kerjanya, Rabu (30/9).

Dia mengatakan, 75 tahun adalah usia yang sudah sangat matang untukSumbar menjadi provinsi yang lebih baik lagi ke depan. Ia berharap di usia yang tak lagi muda, Sumbar bisa jauh unggul dibanding provinsi lainnya.

Ia menambahkan, Sumbar dikenal sebagai gudangnya ilmu, gudang orang-orang cerdas, pejuang, dan gudangnya orang-orang pebisnis. Hanya saja jika dibandingkan dengan provinsi lain, harus diakui masih banyak persoalan yang harus dibenahi, mulai dari pembangunan yang stagnan, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum maksimal, dan SDA yang belum tergarap.

“Sejumlah persoalan tadi ada karena disebabkan berbagai faktor, mulai dari isu gempa, persoalan lahan, dan yang lainnya. DPRD berharapke depan kita tak lagi terjebak dengan semua itu, kita harus bisa memanfaatkan isu yang ada sebagai sebuah kekuatan untuk berbenah. Kita harus mampu menunjukkan Sumbar itu aman, baik dari segi investasi, termasuk mengantisipasi dampak gempa. Jika tidak, 5 tahun lagi kita bisa kalah dari provinsi tetangga, seperti dari Jambi, Bengkulu,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, 9 Desember mendatang Sumbar akan menggelar Pilkada serentak untuk memilih pemimpin yang baru, ia berharap kepala daerah yang terpilih adalah sosok yang mampu merubah maindset tentang masalah Sumatera Barat, ke depan harusnya seperti apa.

“Kita tak perlu banyak berteori tentang masalah pembangunan di Sumatera Barat ini, yang penting itu adalah, Sumbar harus dibangun dengan sistem dan sumber daya manusia yang ada. Kepala daerah terpilih harus punya visi misi yang jelas dan terukur, sehingga 75 Tahun umur Sumbar tidak hanya dimaknai secara ceremonial, tapi ada evaluasi terkait pembangunan yang telah dijalankan,” tukasnya.

Rapat Paripurna Istimewa

Di tempat yang sama Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis menyampaikan, dalam memperingati hari jadi Sumbar ke-75, hari ini (1/10) dilaksanakan rapat paripurna istimewa di DPRD Sumbar.

Menurut Raflis, untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19, Sekretariat DPRD menyebar undangan dalam dua bentuk. Pertama undangan bagi mereka yang hadir secara fisik, dan undangan virtual.

“Rapat paripurna ini akan kita laksanakan dengan patuh pada protokol kesehatan. Yang kita undang secara fisik diantaranya, gubernur, para asisten, staf ahli, kepala biro pemerintahan, ketua MUI, Ketua Muhamadiyah, Ketua Bundo Kanduang, Ketua KNPI, Forkopimda, dan dua orang mantan Sekda, yaitunya Ali Asmar dan Yohanes Dahlan.

Sementara dari DPRD yang hadir hanyalah pimpinan DPRD, pimpinan Fraksi, pimpinan komisi dan pimpinan AKD. Untuk anggota dewan yang lain akan mengikuti secara virtual,” ucapnya.

Raflis mengutarakan, rapat paripurna peringatan Hari Jadi Sumbar ke-75 akan dipimpin langsung Ketua DPRD Sumbar, Supardi, dan menghadirkan dua tokoh Sumbar sebagai pembicara, yakninya Gamawan Fauzi dan Doktor Yulizar Yunus (Sejahrawan Minangkabau). (adv)