7 UKM di Solsel Terima Dana Stimulus Pemerintah Pusat Rp 84 Juta

PADANGARO, KP – Sebanyak 7 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Solok Selatan (Solsel) menerima dana stimulus dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 84 juta. Yang mana masing-masing UKM menerima sebesar Rp 12 juta. Penyerahan bantuan dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Plt Bupati Solsel diwakili Asisten I, Fidel Efendi di kantor Bupati setempat, Rabu (2/9).


Fidel Efendi menekankan kepada UKM yang menerima bantuan agar menggunakan dana bantuan tersebut sesuai rencana anggaran biaya yang telah dibuat saat mengusulkan penerimaan dana bantuan itu. Dan secara berkala akan dilakukan verifikasi oleh pemerintah daerah, provinsi dan dari Kementerian. “Kami harapkan dana ini dapat digunakan sebaik-baiknya, karena nanti akan dilakukan verifikasi oleh Pemda,” ungkapnya.


Di samping itu ia juga berharap UKM di Solsel dapat terus berkreasi dan bersinergi mengembangkan usahanya. salah satunya ia berharap agara UKM di Solsel memiliki ciri khas sendiri dari produknya. Hal itu kata dia, akan menjadi daya tarik sendiri bagi pembeli. Selain itu katanya, yang masih sedikit kurang bagi UKM di Solsel adalah masalah kemasan. Menurutnya kemasan yang bagus dan menarik juga akan berdampak positif bagi daya beli konsumen terhadap produk UKM di Solsel.


Sementara Kepala Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan dan UKM Solsel, Budiman menambahkan, sebelumnya Solsel mengajukan sebanyak 22 UKM untuk dinilai sehingga mendapatkan bantuan dana stimulus tersebut. Namun setelah dilakukan penilaian, yang mendapatkan bantuan hanya 7 UKM, sesuai hasil penilaian dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian. “Penilaiannya dari provinsi, kita sudah usulkan 22 UKM, namun yang mendapatkan hanya 7 UKM,” ungkapnya.


Dia menambahkan, tahun sebelumya yang menjadi prioritas penerima bantuan adalah usaha kerajinan dan Solsel mendapatkan 10 UKM yang menerima bantuan. Sementara itu tahun ini yang menjadi prioritas penerima bantuan adalah usaha makanan dan Solsel mendapat bantuan untuk 7 UKM.


Ia berharap, bantuan itu bisa dimanfaatkan sesuai program yang diajukan dan selama 6 bukan ke depan akan dievaluasi. “Kami harapkan bantuan ini betul memanfaatkan sesuai program yang diajukan, nanti kami evaluasi dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Kementerian,” imbuhnya.


Sedangkan salah seorang penerima bantuan, Elvi Rahim Owner Syifa Cake, menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah dan akan  memanfaatkan sebaik-baiknya sesuai program yang telah diajukan. “Bantuan kami manfaatkan dengan baik, sesuai program yang telah diajukan, akan digunakan untuk membeli bahan pokok, beli oven, mixer dan lain-lain,” ungkapnya.


Disebutkannya, selama dalam kondisi Pandemi Covid-19, terjadi penurunan omsetnya menjadi 50 persen. Di mana selama ini dalam sebulan omset jualannya mencapai Rp 10 juta, namun selama Pandemi menjadi Rp 5 juta. “Ada dampak beberapa bulan ke belakang selama Pandemi Covid,” ungkapnya. (bus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

AKBP Trisno Eko Santoso Gantikan AKBP Sri Wibowo

Rab Sep 2 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP-Jajaran Polres Limapuluh Kota menggelar acara kenal pamit […]