Bentuk Tim Terpadu, Mentawai Siap Terapkan Perda AKB

TUAPEJAT, KP – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menyatakan siap menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) tentang Adabtasi Kebiasaan Baru (AKB) di daerah itu. Pasalnya, regulasi tersebut sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Untuk itu, sosialisasi terkait perda ini akan kita laksanakan selama 7 hari pasca sejak disahkannya perda ini beberapa waktu lalu. Kita berharap masyarakat dapat mematuhinya,” sebut Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake saat mensosialisasikan Perda AKB tersebut di Aula Kecamatan Sipora Selatan, Selasa (15/9) lalu.

Dijelaskannya, penerapan sanksi terhadap pelanggar Perda AKB diberikan secara bertahap kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali, mulai sanksi administratif sampai dengan dikenakan denda, bahkan pidana penjara.

“Pidana penjara bisa dikenakan jika yang bersangkutan terus melanggar aturan yang tertuang dalam Perda AKB tersebut. Peningkatan sanksi tersebut merupakan upaya memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

Sementara itu, dalam pelaksanaan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan tersebut sebut Kortanius, pihaknya akan melakukan gerak cepat untuk membentuk tim terpadu yang melibatkan Satpol PP, Polri dan TNI serta stakeholder lainnya, karena waktu yang diberikan untuk menerapkan perda tersebut di Kepulauan Mentawai hanya 7 hari.

Ia mengimbau seluruh Masyarakat Mentawai untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona, karena menurutnya tanpa ada kesadaran masyarakat sendiri terhadap protokol kesehatan, maka penyebaran virus corona akan sulit dihentikan.

“Kebiasaan Baru ini harus terus disosialisasikan, dengan seringnya kita sosialisasikan lambat laun akan menjadi kebiasaan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Terpisah Kapolres Mentawai, AKBP Mu’at menyebut, virus corona itu adalah benar adanya dan ini tidak main-main. “Kita berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dan Perda AKB yang dtelah diundangkan oleh Pemprov Sumbar bersama DPRD. Untuk kita minta masyarakat pakai masker dan jaga jarak serta sering cuci tangan. Hal tersebut penting dalam pencegahan dan pengendalian Penyebaran Covid – 19.

Disamping itu, Dandim 0319 Mentawai Letkol Czi Bagus Mardyanto juga mendukung berlakunya Perda Provinsi Sumbar tentang AKB terhadap pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Mentawai.  “Mari kita patuhi, sebab perda ini dari kita untuk kita. Kita siap membantu pemerintah mensosialisasikan melalui koramil dan babinsa di desa,” tandasnya. (rjn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua Tim Pemenangan NA-IC Sambangi Markas “Kuli Tinta”

Rab Sep 16 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP- Ketua Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC) untuk daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Khairul Apit datangi Balai Wartawan (BW) Luak Limapuluha untuk bersilaturahmi, Selasa sore (15/9). Kedatangan Khairul ke markas para kulitinta yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota […]