Denda Rp250 Ribu

PERATURAN Daerah (Perda) Sumbar untuk ‘menghabisi’ corona sudah keluar. Khusus warga yang tak bermasker akan didenda Rp250 Ribu. diberitakan media ini terbitan Sabtu (12/9) pada halaman satu berjudul ‘Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Disahkan, Tak Pakai Masker Didenda Rp250 Ribu’.

Diharapkan perda ini secepatnya diterapkan. Besar harapan kita, sekitar Bulan November mendatang corona benar-benar ‘melandai’ di Sumbar. Sebab, pada bulan itu Sumbar jadi tuan rumah MTQ Nasionaldengan Padang dan Padangpariaman jadi pusat pesta religi bergengsi tersebut.

Bayangkan kalau di daerah ini kasus corona tak kunjung melandai dan masih berkategori ’zona memprihatinkan’. Tentu kita sebagai tuan rumah harap-harap cemas agenda nasional itu akan berlangsung seadanya saja.

Sudah saatnya pelaksanaan protokol kesehatan benar-benar dimaksimalkan sebab perdanya sudah ada dan telah pula disahkan. Informasi teratur perkembangan corona, termasuk yang sembuh, terpapar, dan yang meninggal sangat lancar dipublikasikan juru bicara Gugus Tugas Penanggulsangan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfo Sumbar.Informasi itu jelas sangat membantu banyak pihak. Namun kita juga berharap informasi tentang Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini sebaiknya juga rutin dilaksanakan.

Karena Perda AKB ini adalah produk hukum daerah, tentu Satpol PP bekerjasama dengan kepolisian memiliki peran yang sangat menentukan. Kalau perlu pelanggar Perda AKB ini tiap hari diinformasikan. Tentu Humas Polda Sumbar punya jaringan kuat dengan semua humas polres/polresta di seluruh daerah.

Dengan terbukanya informasi tentang pelanggar AKB ini dipastikan berpengaruh positif dalam melandaikan serangan corona di daerah ini. Sebaliknya,jika pelaksanaan Perda AKB ini biasa-biasa saja, tentu tak begitu signifikan dampaknya dalam upaya memerangi corona.

Untuk itu, sangat diharapkan Perda AKB ini dalam waktu singkat mampu melandaikan kasus corona hingga habis dari daerah bertuah ini. Hanya dengan kebersamaan semua pihak kita bisa menghabisi corona. Perda AKB sudah ada. Tinggal waktu secepatnya kita melakukan ‘jihad frontal’ menghabisi makhluk tak kasat mata yang sangat menyengsarakan itu. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lubang Tambang Runtuh, Tiga Orang Tewas

Ming Sep 13 , 2020
SAWAHLUNTO, KP – Kecelakaan tambang kembali terjadi di ‘kota arang’ […]