Dinkes dan Dinsos Diminta Tindaklanjuti Kasus 5 ODGJ

LIMAPULUH KOTA, KP- Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menyatakan, saat ini ada lima Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dimohonkan oleh pihak keluarga untuk mendapatkan perhatian dan pengobatan. Pasalnya, menurut keluarga, kelima ODJG tersebut keberadaannya telah menganggu dan meresahkan lingkungan masyarakat.

Menyikapi permohonan pihak keluarga ODGJ tersebut, ulas Ferizal Ridwan, pihaknya melayangkan surat kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Limapuluh Kotauntuk dapat menindaklanjuti pengurusan dan pelayanan terhadap ke lima ODGJ dimaksud.

“Kelima ODGJ yang dilaporkan pihak keluarga keberadaan mereka sudah mengganggu dan meresahkan lingkungan itu adalah, Ance Putri, warga Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX. Kemudian Andespa, warga Nagari Koto Kaciak VII Koto, Kecamatan Guguak, Yet, warga Nagari Kototanggah Batuhampa, Kecamatan Akabiluru, Indra, warga Nagari VIII Koto, Kecamatan Guguak dan Yul warga Koto Tuo, Kecamatan Harau,” ungkap Wabup Ferizal Ridwan.

Ditegaskan Ferizal Ridwan, menyadari bahwa tindakan pemasungan kepada ODGJ masih menjadi masalah kesehatan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusian dan merupakan pelanggaran hak asasi manusia, maka Wabup Ferizal Ridwan dengan tegas memerintahkan Kepala Dinkes dan Kepala Dinsos untuk menindaklanjuti banyaknya kasus ODGJ di Kabupaten Limapuluh Kota yang keberadaannya mulai meresahkan.

Diakui Wabup Ferizal Ridwan, pihaknya tidak hanya menerima laporan banyaknya ODGJ yang keberadaanya butuh penanganan dan pelayanan. Namun, sejumlah keluarga tidak mampu yang saat ini kondisinya dalam keadaan sakit, juga mengajukan permohonan kepada Pemkab Limapuluh Kota untuk diberikan bantuan pengobatan karena tidak ada biaya.

“Salah satu keluarga tidak mampu yang saat ini tengah mengalami sakit cukup serius dan kondisinya sungguh memprihatinkan dialami seorang warga tidak mampu bernama Suhadi (47). Saat ini pria asal Palembang yang tinggal bersama istrinya di Batuhampa, Kecamatan Akabiluru itu mengharapkan bantuan Pemkab Limapuluh Kota, karena tak ada biaya untuk berobat,” ujar Ferizal Ridwan.

Wabup berharap banyaknya kasus masalah sosial ditemukan ditengah masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota, dia meminta dinas terkait proaktif mencarikan solusi terkait masalah sosial yang dihadapi warga tidak mampu tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, Tien Septino ketika diminta tanggapannya terkait surat Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan yang meminta pihaknya segera menanggani kasus 5 ODGJ yang kondisinya dilaporkan sudah mersahkan itu, mengaku sudah menanggapi permintaan wabup tersebut.

“Surat Wabup tersebut sudah kita tanggapi dan minta pihak Puskesmas segera menindaklanjuti kasus lima ODGJ tersebut,” pungkas Tien Septino.(dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DLH Pasbar Butuh Tambahan Armada Baru Guna Menunjang PAD

Sel Sep 1 , 2020
SIMPANGEMPAT, KP – Terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Pasaman Barat […]