Dua Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Solok Gugur di Pilkada 2020

SOLOK, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solokmengumumkan penetapan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Solok yang lulus tes administrasi dan berhak ikut Pilkada Kabupaten Solok tahun 2020.

Ketua KPU Kabupaten Solok,Gadis menyebutkan, dari 5 bakal paslon yang mendaftar, hanya 3 saja yang memenuhi syarat administrasi. Dua yang paslon yang tidak memenuhi syarat adalah paslon Independen atas Hendra Saputra dan Mahyuzil yang terlebih dulu gugur serta Paslon Iriadi dan Agus Syahdeman yang diusung Demokrat, Hanura dan PDI P.

Keputusan tiga paslon yang lulus itu tertuang pada Rapat KPU Kabupaten Solok yang telah menetapkan 3 pasangan calon dari 4 Bapaslon yang mendaftar dalam rapat pleno tertutup tanggal 23 Sept 2020 pukul 11.00 wib bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Solok. Hasil rapat pleno di tuangkan dalam keputusan No 80/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-kab/IX/2020.

Pada kesempatan itu juga dibahas persyaratan administrasi dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Tahun 2020 di depan tim penghubung dari tiga bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftarkan diri.

Sementara dari jalur partai, ada empat paslon yang mendaftar. Keempat bakal paslon yang mendafar tersebut adalah Epyardi Asda-Jon Firmam Pandu, Desra Ediwan-Adli, Nofi Chandra-Yulfadri dan Iriadi-Agus Syahdeman

Setelah KPU melakukan penelitian berkas, hanya 3 calon yang lolos yakni Epyardi Asda-Jon Firmam Pandu, Desra Ediwan-Adli, Nofi Chandra-Yulfadri.Sedangkan satu paslon tidak memenuhi syarat (TMS) pencalonan yakni Iriadi karena tidak lulus tes kesehatan.

“Satu pasangan yang tidak lolos adalah H. Iriadi Datuek Tumangguang yang tidak memenuhi syarat dan berpasangan dengan Agus Syahdeman,” sebut Komisionir KPU Kabupaten Solok, Jons Manedi, usai rapat pleno tertutup.

Rapat dipimpin Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadisdidampingi Komisioner KPU Kabupaten Solok yakni Jonsmanedi, (Divisi Perencanaan dan Data),Defil(Divisi Teknis Penyelenggaraan), Dr. Yusrial(Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Vivin Zulia Gusmita(Divisi Sosialisasi, SDM, dan PARMAS). (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Padangpariaman Meraih Penghargaan dari Kemenkeu

Rab Sep 23 , 2020
PARITMALINTANG, KP – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait keberhasilan menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam pengelolaan keuangan daerah yang ketujuh kalinya. Penghargaan disampaikan langsung Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati saat acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) […]