Enam Tersangka Pengedar dan Pengguna Narkoba Diringkus

SIMPANGEMPAT, KP – Sebanyak enam orang tersangka pengedar dan penyalahguna narkoba diciduk pihak kepolisian dan BNN dari tiga wilayah hukum di Sumbar, yaitu Kabupaten Pasaman Barat, Payakumbuh, dan Solok.

Di Pasbar, jajaran Satnarkoba Polres Pasbar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasbar menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu, Senin malam lalu (28/9) di Kampung Tengah Air Meruap, Jorong Sigunanti, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali.

Pelaku berinisial F (23 tahun)itu diringkus bersama barang bukti satu paket kecil sabu yang dibungkus plastik warna bening dibalut dengan timah rokok yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok. Selain itu juga disita satu unit telepon seluler serta satu unit sepeda motor Honda Beat.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres PasbarAKP Defrizal menyampaikan penangkapan itu dipimpin langsung oleh KasatNarkoba Polres Pasbar Iptu Eriyanto bersama Kepala BNNK PasbarIrwan Effenry Am.

“Saat ini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Pasbar guna pemeriksaan lebih lanjut,” katanya di Simpang Empat, Selasa (29/9).

Ia menyebutpenangkapan pelalu berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Pasbar bersama BNNK Pasbar.Dari hasil penyelidikandidapatinformasi tentang adanya seorang warga yang dicurigai sebagai pengedar. Tim kemudian melakukan pengintaian di kawasan yang sering dijadikan oleh pelaku sebagai lokasi transaksi.

“Sekira pukul 23.30 WIB, tim melakukan penyamaran sebagai pembeli dan bertransaksi langsung dengan pelaku,” ujarnya.

Saat akan bertransaksi, kata Defrizal, pelaku ternyata tidak sendirian melainkan ditemani seorang rekannya yang berhasil melarikan diri.

“Saat dilakukan penangkapan, rekan F ini melarikan diri. Terhadap F dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu paket kecil sabu didalam saku celana yang dipakainya,” jelas Defrizal.

Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) junto Pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara maksimal 20 tahun. (pkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hari Jadi Sumbar ke-75 di Pandemi, Supardi Berharap Tidak Memudarkan Nilai Perjuangan

Rab Sep 30 , 2020
PADANG, KP- Hari ini 1 Oktober 2020, Provinsi Sumatra Barat […]