JELANG PILKADA BUKITTINGGI, Masyarakat Mulai Apungkan Ide Terkait Pertumbuhan Ekonomi

BUKITTINGGI, KP – Dua DPRD Bukittinggi dari Fraksi Nasdem-PKB, Asril dan Abd Rachman menyebutkan, dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada tahun 2020, sudah dapat merasakan aura semangat masyarakat Kota Bukittinggi dalam memberikan dukungan pada calonnya masing-masing.

“Yang sangat menarik pada kondisi saat ini, mulai bermunculan ide-ide dari masyarakat terkait pertumbuhan perekonomian Kota Bukittinggi. Para calon Kepala daerah mendapat tantangan untuk mencarikan solusi yang berhubungan dengan harapan masyarakat tersebut,” ungkap Asril dan Abd Rachman yang juga Tim Pemenangan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi H.Irwandi-David Chalik kepada wartawan di DPRD Bukittinggi, Senin (28/9).

Dikatakannya, ada beberapa hal yang menjadi harapan masyarakat terkait perkembangan atau dinamika yang terjadi pada masyarakat usaha, termasuk di Bukittinggi. Di antaranya kualitas produk yang kompetitif. “Seperti yang sama-sama kita ketahui, pada saat ini produk-produk yang dapat dikonsumsi masyarakat mempunyai kualitas sangat tinggi, efisien, efektif dan minimalis. Untuk kualitas produk seperti itu, produsen yang ada di Bukittinggi hampir tidak mampu menyaingi produk yang diciptakan di kota besar, apalagi negara maju seperti Cina,” ujarnya.

OLeh sebab itu, menurut Asril dan Abd Rachman, kondisi itu menjadi tantangan bagi calon kepala daerah di Kota Bukittinggi. Bagaimana mendefinisikan harapan-harapan masyarakat itu serta memastikan tertuang dalam visi dan misi calon kepala daerah. ”Apabila ini tidak mampu diakomodir dalam visi misi kepala daerah, maka akan berpeluang kalah dalam kompetisi Pilkada 2020 Bukittinggi,” ungkap Asril.

Kemudian terkait maraknya perkembangan market place kata dia, sangat mempengaruhi omset pedagang grosir maupun pedagang eceran. Menurut Asril, perkembangan market place saat ini sangat luar biasa, di mana masyarakat khususnya kaum millenial sudah tidak tertarik lagi berbelanja ke toko ataupun swalayan. “Karena mereka sudah dimanjakan oleh sistem Market Place yang sangat efisien dan menawarkan barang dengan kualitas tinggi serta harga kompetitif,” paparnya.

Lanjutnya, perkembangan market place juga menjadi harapan masyarakat, baik dalam posisi produsen atau pedagang maupun konsumen. Oleh sebab itu, satu lagi harapan masyarakat yang harus didefinisikan calon Kepala daerah dan dipastikan tertuang dalam visi misi calon kepala daerah. “Karena Bukittinggi sebagai kota perdagangan tidak akan mampu eksis bertahan dengan ikon kota perdagangan, kalau tidak mampu bertransformasi dari sistem perdagangan konvensional menjadi sistem perdagangan moderen,” tambah Asril dari partai Nasdem yang diamini Abd Rachman dari PKB. (eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemko dan DPRD Bukittinggi Hantarkan Dua Ranperda

Sen Sep 28 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi […]