Lurah dan Pengelolaan Sampah

SAMPAI saat ini problema persampahan warga di Kota Padang masih memprihatinkan. Meski Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah menghadirkan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di masing-masing kelurahan dan kecamatan, namun problema sampah di kota tercinta ini masih saja memprihatinkan. Hal ini seperti diberitakan KORAN PADANG edisi Selasa (1/9) pada halaman 3 lengkap dengan foto sampah yang berserakan di sekitar kontainer yang sudah penuh.

Bagaimanapun juga aturan tentang persampahan ini dibuatnamun jika tidak disertai evaluasi tentu hasil yang diharapkan tidak akan tercapai. Apalagi jika tanpa sosialisasi gencar.

Memang, Dinas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa di setiap kelurahan sudah ada Lembaga Pengelolaan Sampah. Hanya saja, bagaimana geraknya? Bagaimana koordinasi dengan Lurah, RW, dan RT? Sementara problema persampahan di Padang masih saja memprihatinkan.

Tak perlulah diantara kita saling ‘cuci tangan’ atau salingsalah-menyalahkan. Baiknya petugas LPS yang ditempatkan di kelurahan meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Lurah, RW, dan RT. Mungkin saja selama ini belum ada petugas pengelolaan sampah saling urun-rembuk dengan aparat di bawahseperti RT dan RW. Misalnya saja di Kelurahan Flamboyan Baru. Penulis kebetulan merupakan Ketua RW 1 dan belum pernah diundang oleh LPS untuk memecahkan problema persampahan yang menjijikkan tersebut.

Kalau tak salah, melalui rekening tagihan air PDAM sudah ada pungutan dana sampah terhadap warga kota tercinta ini. Namun, problema sampah rumah tangga masih saja memusingkan kepala.

Dalam ajaran agama, kita disuruh untuk selalu hidup bersih lahir dan bathin. Namun harapan itu masih jauh. Entah kapan hidup bersih itu jadi kenyataan dalam keseharian. Padahal hidup bersih itu tentu dambaan kita semua. Bersih rumah tangga, lingkungan, diri dan pribadi.

Meski ‘Adipura’ tak begitu terdengar lagi, namun semangat hidup bersih jangansampai mengendur. Untuk itu, seluruh warga kota tercinta ini teruslah berusaha berpenampilan keren, bersih lahir-bathin. Setiap aparat di tingkat kelurahan wajib pula memunculkan lingkungan bersih dalam arti yang sebenarnya. Insya Allah, Kota Padang akan semakin menyegarkan dalam kehidupan dan kesejahteraan. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Seorang Tahanan Diduga Dianiaya di Rutan Anak Air

Sel Sep 1 , 2020
PADANG, KP – Salah seorang tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Anak Air, Kota Padang, bernama Ances Setiawan diduga dianiaya oleh sesama tahanan. Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi di sel Blok D 1 rutan yang berlokasi di Jalan Anak Air Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, […]