Pemerintah Diminta Pro-Aktif Kembangkan Ajaran Agama di Tengah Masyarakat

SOLOK, KP – Menjadikan masyarakat lebih makmur dan sejahtera serta tetap berlandaskan nilai-nilai dan norma adat dan agama merupakan keinginan Pemerintah Kota Solok. Namun, di tengah jalan sering ada hambatan yang menghalangi baik disadari atau tidak. Salah satu contoh persoalan yang dihadapi, seperti minimnya pengetahuan agama bagi masyarakat khususnya generasi muda yang sering salah jalan.

Untuk menghadapi berbagai persoalan, Pemko Solok membutuhkan ahlinya. Tidak mungkin rasanya menjalankan program yang tidak tentu arah, meluruskan program agama sehingga tetap efektif dan efisien hasilnya. “Masih ada anak-anak muda yang minim pengetahuannya terhadap agama dan ini merupakan tugas utama yang mesti kita selesaikan bersama,” kata Wakil Walikota Solok, Reinier.

Menurut Reinier, tenaga pengajar keagamaan di masjid dan musala akan sangat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah. Lebih jauh dikatakannya, kalau pemahaman agama masyarakat diperkuat maka program-program yang sudah direncanakan akan berjalan dengan baik.

Untuk itu Reinier berharap agar pemerintah selalu terlibat aktif dalam mengembangkan ajaran agama di tengah masyarakat Kota Solok, juga bekerjasama untuk memajukan nilai-nilai dan kualitas agama yang ada di daerah penghasil beras ternama itu.

“Saya berharap ke depannya program-program yang ada, bahkan mungkin menciptakan program baru misalnya dalam rangka meningkatkan akidah agama di tengah masyarakat. Beberapa program yang lama juga akan menjadi prioritas dan tidak kalah pentingnya,” tukasnya. (van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TINGKATKAN PEREKONOMIAN DAERAH, Pemkab Pasaman MoU dengan Pemko Pariaman Bidang Kemetrologian

Sen Sep 21 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman menjalin kerjasama dengan […]