Pemkab Solok Musnahkan Ratusan Arsip ‘Kedaluwarsa’

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal memimpin pemusnahan Arsip Depo berdasarkan hasil penilaian panitia arsip urusan keuangan yang sudah memenuhi persyaratan di bawah 10 tahun pada Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Koto Baru, Rabu (2/9). Tampak hadir pada acara tersebut Sekdakab Solok Aswirman,Kadis Perpustakaan Nofiarman, SKPD terkait, Kabag Humas, Syofiar Syam dan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gusmal menyampaikanjumlah arsip yang dimusnahkan secara keseluruhan dengan cara dicacah dan dibakar sebanyak 319 jenis arsip dengan jumlah 1.1811 eksemplar. Sedangkan daftar jumlah arsip permanen yang ditemukan dari hasil penilaian unsur keuangan pada sekretariat daerah sebanyak 503 jenis arsip.

Sementara, Sekdakab Solok Aswirman menyampaikan pihaknya melakukan penilaian terhadap arsip yang berada pada unit kearsipan untuk mendapatkan arsip yang memiliki nilai guna dan tidak memiliki nilai guna. Arsip yang memenuhi syarat kemudian dimusnahkan untuk mengurangi jumlah atau volume arsip yang berada di depo arsip.

“Mekanismenya mengacu kepda peraturan Bupati Solok Nomor 45 tahun 2019 tentang pedoman penyusutan arsip di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyusutan arsip merupakan kegiatan pengurangan jumlah arsip dengan cara memindahkan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, arsip yang tidak memiliki nilai guna dan telah habis masa retensinya.

Pemusnahan arsip itu dihadiri panitia penilaian arsip sesuai surat keputusan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, unsur pecipta arsip, inspektorat, dan bagian hukum di lingkungan Pemkab Solok. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Senator Emma Yohanna ‘Tidak Nyaman’ dengan Pernyataan Puan Maharani

Kam Sep 3 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Sumatra Barat, Hj. Emma Yohanna mengaku tidak nyaman dengan pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani yang menyebut‘semoga Sumbar menjadi provinsi yang mendukung Negara Pancasila’. Pernyataan itu disampaikan Puan Maharani saat mengumumkan pasangan bakal calon kepala […]