PERINGATI HUT KE-75, RRI Bukittinggi Diharapkan Terus Berinovasi

BUKITTINGGI, KP – Seluruh Angkasawan/angkasawati Radio Republik Indonesia (RRI) secara serentak memperingati hari jadi ke-75, Jumat (11/9). Seperti halnya di RRI Bukittinggi, rangkaian kegiatan diawali upacara bendera dengan pembina upacara Kepala Stasiun Akh. Suhartono. Kemudian dilanjutkan dengan acara penyulutan obor Tri Prasetya di Auditorium Loetan Soetan Toenaro yang diikuti seluruh Angkasawan/angkasawati, tamu undangan, serta pensiunan, dan berlangsung khidmat penuh kesederhanaan.

Kepala Stasiun RRI Bukittinggi, Akh. Suhartono mengatakan, usia 75 tahun menandakan RRI sudah semakin dewasa dan matang. Maka dari itu sudah sepatutnya RRI terus mengembangkan kreativitas, bekerja dengan sungguh-sungguh. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pendengar untuk tetap memilih RRI sebagai radio yang layak didengarkan, khususnya di Kota Bukittinggi.

“Penerapan reformasi birokrasi, budaya disiplin kerja, serta tanggung jawab dari setiap pekerjaan pada masing-masing seksi perlu ditingkatkan, dan persaingan radio di Bukittinggi juga patut diperhitungkan, sehingga pendengar tidak berpaling. Untuk mewujudkan hal itu, konten siaran harus dimaksimalkan, termasuk berita yang update, sehingga informasi dapat secara cepat disampaikan pada pendengar,” ulasnya.

Akh. Suhartono mengungkapkan rasa syukur dan bahagia di hari jadi RRI ke-75, meski di tengah kondisi pandemi covid-19, peringatan hari radio tetap dilaksanakan. Momen itu disambut dengan tetap semangat dan menjaga protokol kesehatan.

Ia mengungkapkan dalam rangkaian hari radio ke-75 juga dilakukan berbagai kegiatan intern. Seperti pemasangan stiker hari radio, ziarah ke makam Angkasawan dan angkasawati, berbagai perlombaan, upacara bendera, penyerahan Satya Lencana Karya Satya 20 dan 30 tahun masa dinas, penyulutan obor Tri Prasetya, dan pemotongan kue ulang tahun. Kemudian pada Sabtu hari ini (12/9)juga dilaksanakan final lomba baca puisi dan pagelaran budaya yang juga akan dihadiri Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Soeleman Yusuf.

Sementara Walikota Bukittinggi diwakili Kabag Humas Setdako, Yulman menyebutkeberadaan RRI sangat penting. Karena sejak berdiri pada 11 September 1945, RRI berfungsi memberikan pelayanan siaran informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol sosial dan menjaga citra positif bangsa Indonesia di mata internasional. Hingga kini, sebutnya, RRI juga memegang peranan penting dalam pembangunan, termasuk di Bukittinggi

Pada kesempatan itu, Yulman mengharapkan agar RRI khususnya RRI Bukittinggi terus berinovasi dalam melakukan gebrakan penting. Terutama dalam melaksanakan kerjasama dengan Pemko Bukittinggi sebagai mitra yang dapat menyuarakan upaya penyelenggaraan pemerintah yang lebih pro rakyat.(eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Yayasan Bina Hospitalia dan Hukum Kesehatan Berdiri di Kota Padang

Jum Sep 11 , 2020
PADANG,KP- Yayasan Bina Hospitalia dan Hukum resmi berdiri di Kota Padang dengan Ketua Pembina dr. Emilzon Taslim Sp.AN. Kic.M.Kes.SH dan ketua yayasan dipercayakan pada Ns.Adzandri S.Keb.,SS.MH. Salah seorang pengurus yayasan Nova Afriani, SH.MH, kepada KORAN PADANG, Jumat (11/9), menjelaskan yayasan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan kepada tenaga kesehatan dalam bentuk […]