Sebanyak 178.180 Tenaga Kerja di Sumbar Dapat Bantuan Upah

PADANG, KP – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar mencatat sebanyak 178.180 tenaga kerja yang bergaji di bawah Rp5 juta di Provinsi Sumbar sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Tenaga Kerja.

Kepala Disnakertrans Sumbar Zudarmi, di Padang, Rabu (2/9), menyatakan sebanyak 178.180 pekerja telah terdaftar sebagai penerima BSU dari 202.000 tenaga kerja yang terdaftar sebagai anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Sumbar.

“Ada sekitar 80 persen yang diajukan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini data tersebut sedang divalidasi oleh BPJS pusat dan kementerian tenaga kerja,” kata dia.

Menurutnya, validasi data memang tugas pemerintah pusat. Sementaratugas Disnakertrans adalah mengawal bantuan tersebut agar tepat sasaran.

Ia menerangkan para pekerja yang telah terdaftar sebagai penerima BSU tersebut akan menerima bantuan senilai Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, terhitung sejak September hingga Desember 2020.”Bantuan tersebut langsung ditransfer ke rekening penerima setiap sekali dua bulan sebanyak Rp1,2 juta,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Disnakertrans juga memastikan dukungan perbankan. Sebab, para pekerja yang menerima bantuan tersebut tersebar di berbagai wilayah. Bahkan ada sejumlah pekerja yang berada di daerah pelosok.

Dikatakannya, pencairan BSU itu sudah berlangsung sekitar 12 persen, yakni kepada 17.283 orang dari 178.180 penerima BSU di Sumbar terhitung sejak 1 September lalu.

Di sisi lain ia menyayangkan sedikitnya jumlah pekerja yang menerima bantuan BSU di Sumbar, yaitu hanya 178.180 orang. Sedangkan jumlah tenaga kerja di Sumbar tercatat lebih dari satu jutaan orang.

“Kalau semuanya terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan mungkin akan banyak yang mendapatkan BSU,” kata dia.

Diungkapkannya saat ini rata-rata Upah Minimum Provinsi (UMP) tenaga kerja di Sumbar sebesar Rp2.448.000. Artinya di bawah Rp5 juta dan telah memenuhi salah satu syarat penerimaan BSU.

“Akan tetapi syarat lainnya yang harus dipenuhi sebagai penerima BSU harus terdaftar BPJS Ketenagakerjaan yang aktif sejak Juni 2020,”tuturnya.

Ia mendorong ke depannya para tenaga kerja di Sumbar yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan agar segera mendaftar.”Karena dalam waktu dekat kabarnya akan ada bantuan dari presiden untuk tenaga kerja yang terkena PHK. Itu berupa program baru yang saat ini masih kita tunggu,”pungkasnya. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satpol PP Pastikan Isu Razia Jam Malam Cuma Hoaks

Kam Sep 3 , 2020
PADANG, KP – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Padang Alfiadi menegaskan bahwa beredarnya isu akan ada kegiatan razia oleh walikota dan Satpol PP pada malam hari, khususnya menyasar remaja dan pelajar adalah tidak benar alias hoaks. Informasi hoaks yang beredar luas di media sosial itu berbunyi:”mulai nanti malam dilarang […]