Warga Sariak Tagih Janji PT Supraco Mitra Energy Perbaiki Kerusakan Jalan

SOLOK, KP – Para perantau Sariak Sungai Abu Sepakat (Pessas), menagih janji PT. Supraco Mitra Energy, kontraktor pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Lemah Gumanti, Kabupaten Solok, untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat proyek tersebut. 

Jalan yang rusak itu akibat mobil tronton pengangkut material dan peralatan PLTMH tersebut mencapai lebih dari 8 kilometer, dimulai dari Jorong Talang Timur, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, hingga batas proyek PLTMH di Nagari Sariak.

Ketua Umum Pessas, Fauzi Wirman menegaskan, jika PT Supraco Mitra Energy tidak menunaikan janjinya, masyarakat akan menyegel dan menghentikan operasional PLTMH Gumanti 3 di Nagari Sariak. Hal itu merujuk pada surat Pessas Nomor 052/SRT-IX/PESSAS/2020 tanggal 8 September 2020.

“Kami meminta PT Supraco Mitra Energy untuk segera merealisasikan janjinya memperbaiki jalan yang sudah rusak bertahun-tahun dan tak kunjung diperbaiki akibat proyek tersebut. Padahal PT Supraco telah berjanji merekondisi jalan sebagaimana kondisi awal pada 2016. Perjanjian tersebut dilakukan di atas kertas bermaterai. Jika hal ini tidak segera dilakukan, masyarakat akan melakukan penyegelan dan memberhentikan operasional proyek,” tegas Fauzi Wirman.

Sebelumnya, PT Supraco Mitra Energy dan Pemkab Solok telah menandatangani surat perjanjian merekondisi jalan seperti semula pada 2 Oktober 2018. Surat perjanjian tersebut ditandatangani oleh Site Manager PT Supraco Mitra Energy, Sarton, dan Asisten Ekbang Kesra (Asisten 2) Pemkab Solok, Aliber Mulyadi. 

Dalam surat perjanjian tersebut, PT Supraco Mitra Energy berjanji memperbaiki jalan kabupaten dari Talang Timur hingga ke lokasi proyek PLTMH Gumanti 3. Kemudian melakukan perawatan jalan dan melakukan penyiraman untuk mencegah debu. PT Supraco Mitra Energy juga berjanji memperbaiki dua jembatan yang melalui jalan tersebut. “Dua jembatan tersebut sudah diperbaiki. Kini tinggal jalan rusak yang belum. Akibatnya, masyarakat harus menanggung akibatnya, karena akses yang sangat sulit,” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, jalan yang menghubungkan Talang Timur hingga ke lokasi proyek sepanjang lebih kurang 8 kilometer, dalam kondisi rusak berat. Tidak hanya jalan kabupaten tersebut, kerusakan jalan juga terjadi jalan provinsi yang menghubungkan Nagari Alahan Panjang ke Nagari Talang Babungo sejauh 12 kilometer.

Tokoh masyarakat Solok M. Charlen, juga meminta agar pihak Manager PT. Supraco Mitra Energy menepati janjinya sesuai surat perjanjian yang sudah ditandatangani. “Kita berharap agar pihak PT. Supraco Mitra Energy merekondisi jalan seperti semula sesuai surat perjanjian tersebut ditandatangani oleh Site Manager PT Supraco Mitra Energy Sarton, di hadapan Asisten Ekbang,” sebut M. Charlen. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

58 CPNS Kemenag Ikuti Ujian SKB di MAN 2 Tanahdatar

Sen Sep 14 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Sebanyak 58 orang CPNS Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat formasi tahun 2019 mengikuti Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tahap dua di kampus MAN 2 Tanahdatar Lima Kaum, Senin (14/9). Ujian SKB tahap dua tersebut ditinjau langsung oleh Ka Kankemenag Kabupaten Tanahdatar H. Syahrul, Rektor IAIN Batusangkar Marjoni […]