YLHI Kembali Lakukan Penghijauan di Salingka Danau Maninjau

LUBUKBASUNG, KP – Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) kembali melakukan penghijauan di salingka Danau Maninjau. Kegiatan itu merupakan tahap ke-III, yang akan dilaksanakan pada 23 Oktober mendatang. Di mana sebelumnya telah berlangsung sejak 2016 dan 2017, serta sempat terhenti pada 2018 dan 2019.

Di samping itu, penghijauan yang dilakukan kembali oleh YLHI tahun ini sebagai upaya mendukung program Pemkab Agam, yaitu Save Maninjau. Yang mana pada tahap ke-III, YHLI menargetkan menanam 10.000 batang tanaman produktif dari berbagai jenis, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat di samping melakukan penghijauan.

Ketua YHLI, Ardedi Tanjung menyebutkan, bibit yang akan ditanam pada tahap ke-III di salingka Danau Maninjau tersebut antara lain manggis, durian, alpukat, jengkol, pala dan lainnya. Untuk memastikan bibit yang diberikan betul-betul tertanam, pihaknya selalu memonitor bibit yang sudah berikan kepada masyarakat. Jika tiga hari setelah diterima dan tidak ditanam maka bibit akan diambil kembali, kemudian ditanam pada lahan orang lain yang membutuhkan.

“Untuk menggerakkan kegiatan ini, kita bekerjasama dengan PLN Persero Sektor Pembangkit Bukittinggi, BPDAS Agam Kuantan, Pemkab Agam, Bank Nagari serta beberapa PDAM di Sumbar dan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu akan membantu untuk mengalihkan mata pencarian masyarakat dari danau ke darat. Di mana pada tahap I dan II pihaknya telah membagikan sekitar 40.000 bibit tanaman produktif kepada masyarakat. “Bibit yang diberikan itu telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Sudah banyak berbuah, bahkan sudah ada masyarakat yang menikmati hasil panennya,” kata Ardedi.

Di sisi lain jelasnya, kegiatan itu juga sebagai upaya mengurangi dampak dari pemanasan global, serta mengajak masyarakat salingka Danau Maninjau yang berwawasan dan cinta lingkungan. Dengan begitu katanya, masyarakat akan bersama-sama menjaga hutan agar terjauh dari tangan manusia tidak bertanggungjawab, yang dapat memicu terjadinya bencana alam. (rzk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DUKUNG PENGEMBANGAN KAMPUS III UNAND DI DHARMASRAYA, H. Munir Hibahkan Tanahnya Seluas 2,6 Hektare

Rab Sep 23 , 2020
PULAUPUNJUNG, KP – Sungguh mulia hati H. Munir, salah seorang warga Dharmasraya. Guna mendukung pengembangan Kampus III UNAND di Kabupaten Dharmasraya, beliau rela menghibahkan tanah seluas 2,6 hektare. Hibah tanah tersebut telah resmi ditandatangani bersama Rektor Universitas Andalas, di Gedung Kampus III Unand, Rabu (23/9), dan disaksikan langsung oleh Bupati […]