24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Jangan Munculkan Narasi Berbau SARA Saat Kampanye

PAYAKUMBUH, KP- Memasuki masa kampanye Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Barat pada Pilkada tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh menggelar rapat koordinasi (rakor) pengawasan tahapan pemilihan partisipatif Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar tahun 2020 yang digelar di aula Mapolres Payakumbuh, Kamis (1/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Payakumbuh, AKBPAlex Prawira, Ketua Bawaslu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh serta sejumlah Kepala SKPD dan tim kampanye dan tim relawan pasangan calon Gubernur-Wakil Sumbar.

Ketua pelaksana rakor Rinaldi menyebutkegiatan yang digelar diharapkan dapat memberikan informasi kepada pasangan calon, tim kampanye dan relawan serta massa pendukung untuk mematuhi aturan kampanye dan protokol kesehatan, sehingga pilkada berjalan dengan baik dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, M. Khadafi menyebutsetiap paslon tim kampanye dan relawan harus mematuhi aturan sejak dimulainya masa kampanye pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar dalam Pilkada tahun 2020 ini, termasuk untuk tidak menyampaikan narasi-narasi yang memancing isu-isu SARA yang bisa mengakibatkan kericuhan ataupun perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

“Kita terus mengimbau dan mengingatkan paslon, tim pasangan calon, tim relawan, serta masyarakat untuk mematuhi setiap aturan kampanye, protokol kesehatan dan tidak memunculkan isu-isu yang berbau Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) yang dapat mengakibatkan perpecahan ataupun pertikaian ditengah-tengah masyarakat,” ucap M.Khadafi.

Mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu juga menambahkan jelang melakukan kampanye, paslon maupun relawan diharapkan telah selesai mengurus berbagai perizinan terkait kampanye, sehingga pihak-pihak terkait maupun Bawaslu sebagai pengawas juga bisa melakukan pengawasan dengan baik.

“Sebelum melakukan kampanye, kita harapkan semua perizinan telah selesai dilakukan oleh paslon, tim kampanye maupun relawan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar,” tambahnya.

Terkait Alat Paraga Kampanye (APK) yang telah terpasang disejumlah tempat di Kota Payakumbuh dan diduga melanggar ketentuan pemasangan APK, M. Khadafi menyebutpihaknya terlebih dahulu mengimbau paslon, tim kampanye, maupun relawan untuk terlebih dahulu melakukan pembongkaran.

“Kita beri kesempatan kepada paslon, tim kampanye maupun relawan untuk terlebih dahulu membuka APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan, maupun APK yang tidak sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan,” tutupnya.

Rakor yang juga dihadiri unsur partai politik itu juga menghadirkan sejumlah narasumberdiantaranya Kapolres Payakumbuh yang diwakili Kabagops, Kepala Dinas Kesehatan, Kasat Intelkam, AKP. Luhur Fachri serta Bawaslu. Pada kesempatan itu Kapolres PayakumbuhAKBPAlex Prawira juga menyerahkan maklumat Kapolri terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada dan masker kepada peserta rakor. (dst)