20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pasaman Barat ‘Kabupaten Surga’

BERUNTUNGLAH warga Pasaman Baratyang rajin, pekerja keras, sekaligus mensyukuri nikmat. Mereka boleh jadi hidup di ‘tanah surga’. Rezeki berlimpah, yang ditanam berbuah. Berkat perlindungan Allah, jadilah nikmat berlimpah. Selalulah mengucap alhamdulillah.

Jangankan warga Pasaman Barat, pendatang pun terbilang membanggakan kehidupannya. Seperti warga trans Kinali era Presiden Soekarno dulunya yang berasal dari berbagai daerah di Jawa. Kini kehidupan mereka sungguh membanggakan. Bahkan mereka yang tergabung dalam wadah Muhammadiyah di Kinali sungguh memukau pendatang berkunjung kesana. Mereka punya biro perjalanan, lembaga keuangan, perbengkelan, hingga peternakan sarang burung walet.

Lembaga pendidikan dibangunnya mulai dari TK sampai tsanawiyah, punya masjid, dan rumah mereka rata-rata bersih dan asri. Boleh dikatakan di lingkungan warga mantan transmigrasi ini tampaknya tak ada lagi yang masuk dalam ‘kelompok memprihatinkan’. Mobil, sepeda motor jangan disebut lagi.

Pasaman Barat ibarat ‘tanah sorga’ yang terlempar ke dunia. Asal berusahadiiringi doa, Allah akan memberi rezeki pada umatnya di kawasan bertuah ini. Tanaman vanili pun mulai berkembang pula di Pasaman Baratseperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Kamis (1/10)di halaman 2. Meski baru dikembangkan di Sungai Aur, namun dalam waktu tak begitu lamadiperkirakan vanili ini akan booming pula. Semakin bertambah dan meningkat pula kesejahteraan masyarajat pekerja keras di daerah tersebut.

Vanili kering harga jualnya sekitar Rp2-3 juta perkilogram (kg). Tersebutlah petani vanili ini bernama Abdus Salim. Usaha yang sudah digeluti Abdus Salim pantas diikuti oleh kalangan yang bersemangat mengembangkan vanili tersebut.

Masih banyak lagi tanaman yang bisa dikembangkan ditanah subur yang dulunya petani moderen asal Jerman Barat pernah bertahun-tahun mengabdi di daerah ini.

Di sisi lain, peternakan sapi Air Runding yang dulu begitu populerkini tak begitu muncul lagi ke permukaan. Boleh jadi lokasi peternakan Air Runding ini jauh di pelosok sehingga tak begitu jadi perhatian pejabat berwenang di Pasbar untuk mengapungkannya ke permukaan melalui program informasi publik.

Siapapun yang terpilih jadi Bupati Pasaman Barat nantinya, sangat diharapkan daerah ini makin sejahtera warganya. Sawitmakin menggembirakan hasilnya. Vanilibertambah luas arealnya. Pelabuhan Teluk Tapang berperasi. Pokoknya, Pasaman Barat semakin maju, warganya sejahtera. Jangan lupa, mereka yang sudah wajib zakat bayarlah kewajiban itu. Insya Allah jalan sejahtera terus terbuka bagi yang mau bekerja keras dan bersyukur dengan nikmat yang diterima. *