27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

172 Persil Tanah Konsolidasi Bypass Telah Dituntaskan

BUKITTINGGI, KP – Selama 20 tahun lebih persoalan tanah konsolidasi tidak kunjung selesai, akhirnya Pemerintah Kota Bukittinggi menyelesaikannya secara bertahap. Sampai sekarang telah terselesaikan 172 persil dan 68 sertifikat telah diserahkan kepada masyarakat serta sisanya dalam proses. Hal itu dikatakan Kepala Bapelitbang Kota Bukittinggi Rismal Hadi kepada KORAN PADANG, Sabtu (3/10).

Dikatakannya, persoalan tanah konsolidasi By Pass Bukittinggi yang selama ini terkendala, menjadi fokus dan perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menyelesaikannya. “Sebab persoalan konsolidasi itu menyangkut hak masyarakat yang telah bersedia menyerahkan tanahnya melalui program konsolidasi untuk kepentingan pembangunan jalan By Pass yang sangat penting keberadaannya bagi Kota Bukittinggi,” terangnya.

Diakui Rismal Hadi, penyelesaian tanah konsolidasi By Pass itu tidak bisa cepat dan mudah. Sebab, setelah ditelusuri satu persatu, ada beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan. “Seperti jumlah tanah pengembalian yang kurang dari semestinya. Penempatan pengembalian yang kurang pas, misalnya tanah yang awalnya berada di depan ternyata mendapat pengembalian di belakang dan persoalan masalah Ahli Waris lainnya,” ungkap nya.

Lebih lanjut dikatakannya, permasalahan yang terjadi selama ini, yang diselesaikan Pemko Bukittinggi 4 tahun terakhir, satu persatu dirunut dan dicarikan solusinya di lapangan. “Insyallah sampai sekarang tanah konsolidasi By Pass yang telah terselesaikan sebanyak 172 persil dan sertifikat yang telah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 68 sertifikat dan sisanya dalam proses,” tukasnya. (eds)