27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

84 Warga Suayan yang Hilang Berhasil Ditemukan

PAYAKUMBUH,KP- Usaha pencarian terhadap 84 orang warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota yang hilang di hutan sejak Sabtu lalu (9/10) akhirnya membuahkan hasil.Tim sar gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dan BPBD Kabupaten Agam, PMI, dan survivor dibantu masyarakat menemukan warga yang tersesat di hutan tersebut pada Minggu malam (4/10) sekira pukul 19.00 WIB.

Warga Nagari Suayan yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dengan jumlah lengkap, 84 orang,” ujar Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe yang langsung memimpin evakuasi.

Dari 84 orang warga yang hilang, tiga orang diantaranya telah turun terlebih dahulu ke Nagari Suayan. Sedangkan 81 orang lainnya ditemukan di hutan kawasan Suayan, berjarak lebih kurang 20 kilometer dari titik kumpul rombongan berangkat.

“Alhamdulillah pencarian membuahkan hasil, sekitar pukul 00.30 WIB warga yang tersesat akhirnya bisa ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan dalam keadaan selamat,” ujar Letkol Kav Ferry Lahe.

Bupati Limapuluh KotaIrfendi Arbi, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, Kapolres PayakumbuhAKBP Alex Prawira yang hadir saat evakuasi berlangsung menyampaikan ucapan terimakasih kepada rim SAR gabungan, baik TNI, Polri Basarnas, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dan BPBD Kabupaten Agam, PMI, survivor, dan masyarakatyang telah berpastisipasi dalam upaya pencarian.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota hilang dalam hutan sekitar kawasan perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam sejak Sabtu lalu (3/10).

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, pada Sabtu pagi (3/10) sekitar pukul 09.00 WIB dua rombongan warga Nagari Suayan berencana mencari sumber air dan objek wisata baru di kawasan hutan Nagari Suayan yang berbatasan dengan Nagari Kamang, Kabupaten Agam.

Rombongan pertama berjumlah 14 orang bermaksud ingin mencari sumber air dipimpin langsung oleh Walinagari Suayan Misparizon Datua Momat Kayo. Sedangkan rombongan kedua berjumlah 84 orang terdiri dari pemuda dan pemudi bermaksud ingin mencari objek wisata baru. Akan tetapi, hingga malam kedua rombongan itu tidak kunjung kembali. Warga Suayan pun cemas dan menginformasikan hal itu ke BPBD. Pada Minggu dinihari (4/10) pencarian secara resmi dimulai oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dan BPBD Kabupaten Agam dibantu masyarakat setempat.

Pada Minggu pagi (4/10) sekitar pukul 07.00 WIB rombongan pertama berjumlah 14 orang yang dipimpin Walinagari Suayan Misparizon nerhasil ditemukan di kawasan Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam dalam kondisi baik. Namun rombongan kedua yang mencari objek wisata berjumlah 84 orang tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu malam (4/10). (dst)