24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PERINGATI DIES NATALIS FAKULTAS FARMASI UNAND KE-56, Dosen Farmasi Unand latih Warga Pariaman Produksi Jamu Untuk Tingkatkan Imun Tubuh

PARIAMAN, KP – Dosen Farmasi Universitas Andalas (Unand) Dr Syofyan, melatih warga Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman untuk membuat jamu guna meningkatkan imun tubuh dengan memanfaatkan bahan masakan. “Selama ini tanaman seperti jahe, kunyit, lengkuas dan sebagainya hanya banyak digunakan untuk bumbu masakan atau sebagai tanaman hiasan saja, sehingga sekarang kami latih mereka agar dapat memanfaatkannya untuk jamu,” kata Dr. Syofyan,kemarin.

Ia mengatakan, dalam pelatihan tersebut warga diajarkan mengubah jahe dan tanaman lainnya menjadi serbuk yang dapat dikonsumsi kapan saja serta bisa bertahan lama. Disebutkannya, selama ini tanaman tersebut mungkin sudah ada digunakan warga untuk peningkatan imun tubuh, namun langsung setelah dipanen atau tanpa pengolahan sehingga tidak tahan lama. “Kalau sudah dalam bentuk jamu, ini akan bisa tahan lebih lama,” katanya.

Dijelaskannya, jamu yang cara pembuatannya diajarkan kepada warga tersebut dapat diminum dua kali sehari dengan takaran satu sendok makan dan dicampur dengan air panas. Jamu tersebut bagus untuk meningkatkan imun tubuh dan dapat membunuh sel-sel kanker yang ada di tubuh manusia. Apalagi saat ini sedang pandemi Covid-19 sehingga penting untuk meningkatkan imun tubuh agar meminimalkan terpapar dari virus tersebut. “Proses pembuatan jamu ini pun sederhana,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, proses pertama yang dilakukan yaitu memblender jahe hingga halus, lalu dicampur dengan sedikit pemanis atau gula, dan selanjutnya dipanaskan hingga kering agar menjadi serbuk. Ditambahkannya, pelatihan tersebut dilakukan juga dalam rangka memperingati Dies Natalis Fakultas Farmasi Unand ke-56 dan Pariaman sering dijadikan lokasi pelatihan serta penyuluhan obat dari perguruan tinggi itu.