14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

SELAMA PANDEMI COVID-19, Inspektorat Padang Pariaman Gunakan Tanda Tangan Elektronik Untuk Pelayanan Administrasi

PARITMALINTANG, KP – Sebanyak 132 proses pelayanan administrasi menggunakan tanda tangan elektronik telah dikeluarkan Inspektorat Padangpariaman selama masa Pandemi Covid-19. Artinya, pelayanan tidak terganggu walau adanya pembatasan pertemuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Inspektur Hendra Aswara mengatakan, permintaan rekomendasi disiplin ASN dilaksanakan dengan inovasi tanda tangan elektronik. “Inspektorat melayani ASN Padangpariaman secara cepat. Inovasi yang kita launching di awal tahun, banyak bermanfaat di situasi Pandemi Covid-19 sekarang ini,” ujar jebolan STPDN Angkatan XI itu.

Ditambahkannya, implementasi tanda tangan elektornik menjadikan layanan lebih efisien dan paperless. Pada layanan inspektorat kata Hendra, tanda tangan elektronik digunakan untuk menandatangani dokumen di lingkup inspektorat ,seperti surat perintah tugas. Kemudian juga surat rekomendasi kenaikan pangkat, pensiun, tugas belajar dan dokumen lainnya. Sedangkan pemanfaatan tanda tangan digital difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Padangpariaman.

“Adanya Inovasi ini untuk menjawab tantangan menghadapi Covid-19. Dengan tanda tangan elektronik, ASN bisa bekerja dari rumah. Cukup buka laptop, buka filedan tanda tangan,” kata Inspektur Hendra di ruang kerjanya, Parit Malintang, Senin (5/10).

Tanda tangan digital, tambah Hendra, merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Juga merupakan amanah Perpres Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pasal 40 mengamanahkan penjaminan keamanan SPBE dalam layanan publik, salah satu bentuknya berupa sertifikat elektronik.