20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BANTAH CAWAKO RAMLAN MASIH GUNAKAN MOBIL DINAS, Syarifudin Djas : Hentikan Kampanye Berisikan Fitnah

BUKITTINGGI, KP – Ketua Tim Pemenangan dan Kampanye Pasangan Calon (Paslon) Ramlan dan Syahrizal (RaSya), Syarifudin Djas membantah petahana Ramlan Nurmatias masih memakai mobil dinas BA 1 L. Syarifudin Djas mengatakan, saat ini tidak ada lagi fasilitas negara berupa mobil dan rumah dinas jabatan yang digunakan. Bahkan mobil dinas Ketua Tim PKK, Yesi Endriani Ramlan juga sudah diserahkan sebelum Ramlan Nurmatias cuti. 

“Tidak ada lagi mobil dinas jabatan Walikota Bukittinggi yang dipakai petahana Ramlan Nurmatias. Semua sudah dikembalikan sebelum beliau cuti pada Pemko. Mobil istri beliau selaku Ketua Tim PKK juga sudah diserahkan semuanya,” ujarnya didampingi Juru Bicara RaSya, M. Nur Idris kepada wartawan di Posko Pemenangan RaSya, di Manggis Bukittinggi, (6/10).

Lebih lanjut Syarifudin mengatakan, Ramlan Nurmatias cuti sebagai Walikota Bukittinggi pada Sabtu (26/9). Sehari sebelum cuti, Ramlan Nurmatias sudah mengembalikan dua buah mobil dinas berupa mobil jenis sedan honda accord dan pajero sport. Keduanya punya nomor polisi BA 1 L, sementara istrinya Yesi Endriani Ramlan punya mobil jenis Inova plant nomor BA 17 L sudah dikembalikan sehari sebelumnya. 

Syarifudin Djas selaku ketua Tim RaSya berharap kepada semua pihak, baik itu tim kampanye paslon Pilkada Bukittinggi maupun simpatisan untuk menghentikan kampanye berisikan materi fitnah dan isu-isu tidak benar. Ia mengimbau, mari kampanye dengan santun, sampaikan program yang menarik simpati. “Pilkada ini ajang sekali lima tahun, sementara kita akan bertemu setiap hari. Sebelum Pilkada kita sudah saling bertemu dan bertegur sapa, untuk apa kita saling memfitnah atau menjelekkan. Toh siap Pilkada kita akan bertemu juga” ujarnya. 

Sementara itu Juru Bicara RaSya, M. Nur Idris menambahkan, sesuai aturan Pasal 304 ayat (1) UU 7/2017 tentang Pemilu, merupakan dasar pelarangan pejabat atau petahana memakai fasilitas negara. Untuk itu Ramlan Nurmatias kata Nur Idris, sudah mengembalikan fasilitas negara sehari sebelum masa cuti, yakni 25 September.

“Tidak ada mobil jabatan Walikota sama Pak Ramlan. Sudah dikembalikan kepada Pemko sesuai aturan sehari sebelum cuti kampanye. Kalau ada yang bilang atau melapor ke Bawaslu, itu berita bohong. Silahkan saja Bawaslu cek ke sekretariat daerah, kapan tanggal diserahkan dan di mana mobil itu sekarang. Kalau laporan pihak ke Bawaslu itu resmi namun penuh kebohongan atau tidak benar maka kita akan lapor balik,” tegas Nur Idris. 

Sedangkan Sekretaris Daerah Pemko Bukittinggi Yuen Karnova, ketika dikomfirmasikan tentang mobil dinas jabatan Walikota Bukittinggi membenarkan bahwa Ramlan Nurmatias sudah mengembalikan mobil dinas jabatan sebelum masa cuti kampanye Pilkada 2020. Yakni mobil jenis Sedan merk Honda Accor dan mobil Pajero Sport. 

“Benar pak Ramlan sudah mengembalikan kedua mobil dinasnya sebelum cuti, yakni sedan dan pajero sport kepada sekretariat daerah. Untuk sedan, sekarang diperbaiki di bengkel dan pajero sport dipakai pejabat sementara Walikota Bukittinggi. Sementara untuk kijang Inova BA 17 L ada di rumah dinas,” terang Sekda. 

Pada kesempatan yang sama ketika dikonfirmasikan kepada Kepala Bagian Umum Setko Bukittinggi, Ropi Hendra juga mengatakan, kedua mobil dinas jabatan Walikota Bukittinggi sudah diterima sehari sebelum cuti Ramlan dari Walikota Bukittinggi. “Kedua mobil dinas itu kini sudah diterima Sekretariat Kota Bukittinggi. Posisi mobil sekarang untuk jenis sedan sedang diperbaiki di bengkel. Sementara mobil jenis pajero sport dipakai Pjs Walikota,” ungkapnya. (eds)