27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Mantan Penderita ODGJ Jamu Ferizal Ridwan Makan Samba Lado dan Gulai Cipuik

LIMAPULUH KOTA, KP- Ferizal Ridwan, calon bupati (cabup) Limapuluh Kota miskin yang ‘gila’ kegiatan sosial dan kemanusian itu yakin seyakin-yakinnya bahwa, kekuatan silaturahim tidak pernah mendatangkan dusta.

Penafsiran Ferizal Ridwan itu ternyata benar. Buktinya, ketika dia melakukan sosialisasi ke sejumah jorong dan nagari, cabup nomor urut 4 maju lewat jalur perseorang yang tak mampu berikan apa-apa dengan alasan tak punya modal Pilkada ini, justru dijamu makan oleh warga yang menerima kedatangannya.

Tak hanya sekadar dijamu makan dengan menu samba lado dan gulai cipuik, namun saat calon pemimpin pemilihan rakyat itu juga dititipi oleh-oleh karupuik ubi saat dia mau pamit meninggalkan warga.

Peristiwa nyata dan bukan rekayasa untuk sebuah pencitraan ini, terjadi di Jorong Piladang, Nagari Batuhampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (5/10).

Awalnya, Wabup Ferizal Ridwan yang sedang cuti Pilkada ini mendapat pesan singkat lewat WhatsApp dari seorang wanita bernama Novi Suanti warga Jorong Pidalang, Nagari Batuhampa, menyatakan ibunya bernama Yet (50 tahun) seorang penderita gangguan jiwa (ODGJ) yang pernah dibantu Wabup Ferizal Ridwan untuk menjalani rehabilitasi di rumah Sakit Jiwa Padang, dinyatakan sudah sehat.

Pesan singkat lewat WA tersebut disikapi Ferizal Ridwan dan datang ke rumah Novi Susanti didampingi sejumlah wartawan. Namun ketika calon bupati yang mengandalkan kekuatan silaturahmi itu turun dari mobil wartawan yang ditompanginya, calon bupati miskin yang hanya mempergunakan sepeda motor untuk sosialisasi dan blusukan itu, langsung disambut dengan senyum kebahagian oleh Yet.“Awak lah sehat,Pak,” ujar wanita penderita ODGJ itu dengan senyum yang tampak penuh kebahagian.

Ketika warga setempat mendapat kabar yang datang ke rumah Yet itu adalah Wabup petahana Ferizal Ridwan, spontan saja warga setempat datang beramai-ramai dan menyalami calon pemimpin pilihan rakyat itu dengan bangga.

“Warga Jorong Piladang senang melihat kondisi Yet sudah sehat. Ini berkat bantuan dan pertolongan Pak Wabup Ferizal Ridwan. Semoga kebaikan Pak Wabup mendapat imbalan setimpal dan perjuangan menjadi Bupati Limapuluh Kota dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar sejumlah tokoh masyarakat dan para ibu-ibu yang hadir di rumah Yet saat itu.

Mendapat ucapan rasa syukur dan terima kasih dari warga, Ferizal Ridwan, tak terlihat jumawa. Malah putra terbaik Kecamatan Lareh Sago Halaban ini menyatakan, tindakan menyelamatkan orang-orang miskin, terlantar dan tak berdaya termasuk para ODGJ sebenarnya adalah tanggungjawab pemerintah daerah.

“Terhadap orang-orang miskin, papa dan butuh pertolongan termasuk para penderita ODGJ adalah tanggungjawab Pemda. Artinya, negara harus hadir untuk memanusiakan manusia. Dan saya selaku Wakil Bupati, hanya menjalankan amanah yang telah diberikan masyarakat untuk membantu dan membina masyarakat,” sebut Buya Feri.

Jelang perjalanan pulang ke rumahnya di Tanjung Pati, rekan-rekan wartawan yang mendampingi Ferizal Ridwan sempat berseloroh bahwa, inilah bedanya calon bupati lain dengan cabup Ferizal Ridwan saat menghadapi Pilkada.

“Artinya, jika calon bupati lain pusing memikirkan dana untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat, justru sebaliknya Buya Feri yang dijamu makan dan diberi oleh-oleh atau buah tangan oleh warga yang didatanginya, “ujar Edwar wartawan TVRI dan Uus wartawan Harian Pos Metro yang ikut mendampingi kegiatan blusukan calon Bupati Ferizal Ridwan.

Dikomentari berbanding terbalik dengan kondisi para calon Bupati lainnya, Ferizal Ridwan hanya tersenyum penuh arti. “Ini adalah arti kekuatan silaturahmi yang tak pernah dusta,” pungkas Ferizal Ridwan. (dst)