19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Tak Sesuai Aturan, Bawaslu Tertiban APK Paslon Kepala Daerah

PAYAKUMBUH, KP- Jelang Penetapan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh melakukan Rapat Koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan penertiban APK yang tidak sesuai aturan.

Rakor tersebut digelar, Senin (5/9) di aula pertemuan Bawaslu Kota Payakumbuh Jalan Rangkayo Rasuna Said, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, dihadiri Walikota Payakumbuh diwakili Asisten 1 Pemko Payakumbuh, Amriul Dt. Karayiang, Kakan Kesbang, Budhy D. Permana, Polri, Ketua KPU, Bawaslu, Satpol-PP, PLN dan Dinas Perhubungan.

Ketua Bawaslu Payakumbuh, M. Khadafi menyebutkan, pihaknya terus mengingatkan paslon Kepala Daerah yang akan berlaga pada Pilkada tahun 2020, tim kampanye dan relawan untuk membuka sendiri baik APK paslon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar maupun  paslon Bupati-Wakil Bupati yang dipasang di sejumlah titik di kawasan Kota Payakumbuh.

“Jelang penertiban APK yang telah terpasang dan tidak sesuai aturan, kita kembali menggelar rakor dan akan menyurati paslon untuk membuka sendiri APK tersebut. Tentu setelah ini kita akan segera melakukan penertiban,” sebut M.Khadafi.

Mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu juga menambahkan, pihaknya terus mendorong agar APK yang telah dipasang tersebut bisa ditertibkan sendiri oleh paslon, tim kampanye maupun relawan.

“Kita tentu berharap dan mendorong agar APK yang tidak sesuai aturan itu bisa dibuka sendiri oleh paslon, tim kampanye maupun relawan. Jelang dilakukannya penertiban APK, kita menggelar rakor hari ini dengan mengundang pihak-pihak terkait,” tutupnya.

Di Kota Payakumbuh, hingga saat ini banyak terpasang APK berbagai ukuran berupa baliho, spanduk milik paslon Gubernur-Wakil Gubernur dan APK paslon Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota diberbagai titik, APK tersebut melanggar aturan karena bukan APK yang difasilitasi oleh KPU. (dst)