KPU Pasaman Bakal Rekrut 4.949 Anggota KPPS

LUBUKSIKAPING, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman mengumumkan seleksi calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada Kabupaten Pasaman 2020.

Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi Datuak Putiah mengatakan, sebanyak 4.949 orang anggota KPPS bakal direkrut pada Pilkada Kabupaten Pasaman 2020 nanti. “Sebanyak 4.949 anggota TPS itu nantinya akan ditempatkan pada 707 TPS yang tersebar di 37 nagari di Pasaman. Untuk masing-masing TPS dibutuhkan sebanyak 7 orang anggota TPS yang bertugas pada Pilkada nanti,” kata Rodi Andermi, Rabu (7/10).

Disebutkannya, waktu penerimaan pendaftaran dibuka mulai 12 hingga 18 Oktober 2020. Timeline dapat diunduh di laman KPU Kabupaten Pasaman www.kab-pasaman.kpu.go.id. Sedangkan formulir pendaftaran calon anggota KPPS dapat diambil di Sekretariat PPS Nagari setempat atau bisa diunduh melalui website resmi KPU Kabupaten Pasaman www.kab-pasaman.kpu.go.id.

Untuk mengikuti seleksi KPPS tersebut kata Rodi, para calon peserta mesti memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. “Syarat itu di antaranya Warga Negara Indonesia, berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 50 tahun. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil,” tambahnya.

Persyaratan selanjutnya kata Rodi, tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan sah atau paling singkat dalam jangka waktu lima tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik. Hal itu dibuktikan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan. “Termasuk tidak menjadi tim kampanye peserta Pemilu atau Pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan sah atau paling singkat lima tahun tidak lagi menjadi tim kampanye peserta Pemilu atau pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan sah,” lanjutnya.

Pendaftar jelasnya, juga harus merupakan penduduk setempat dan bebas dari narkoba serta kasus hukum. “Pendaftar harus berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat. Serta tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih,” ungkapnya.

Secara administratif kata dia, calon pendaftar juga harus belum menjabat sebanyak dua kali pada posisi anggota KPPS Pemilu sebelumnya. “Pendaftar juga tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU Kabupaten atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kemudian belum pernah menjabat sebanyak dua kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS,” tuturnya.

Kemudian penghitungan jabatan anggota KPPS dalam jabatan yang sama yaitu telah menjabat dua kali periode berturut-turut sebagai anggota KPPS dalam pelaksanaan Pemilihan Umum DPR, DPD dan DPRD, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Lebih rinci Rodi menjelaskan, periodesasi bagi calon pendaftar anggota KPPS tersebut, yaitu periode pertama dimulai pada tahun 2004 hingga tahun 2008, periode kedua dimulai pada tahun 2009 hingga tahun 2013. Kemudian periode ketiga dimulai pada tahun 2014 hingga tahun 2018 dan periode keempat dimulai pada tahun 2019 hingga tahun 2023. “Pendaftar juga tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu dan tidak memiliki penyakit penyerta (komorbiditas),” tandasnya.

Sementara Komisioner KPU Pasaman, Eria Chandra mengatakan, jadwal penerimaan pendaftar calon anggota KPPS dapat diunduh di laman web KPU Pasaman www.kab-pasaman.go.id. “Jadwal Pelaksanaan, untuk pengumuman pendaftaran 6-11 Oktober, penerimaan pendaftaran di PPS Nagari setempat 12-18 Oktober, penelitian administrasi 19-25 Oktober, pengumuman hasil seleksi administrasi 26 Oktober-1 November, masukan dan tanggapan masyarakat 26 Oktober-1 November 2020, pengumuman hasil klarifikasi 8 November-10 November, dan penyampaian hasil seleksi KPPS 11-23 November 2020. Kemudian, formulir pendaftaran calon anggota KPPS dapat diambil di Sekretariat PPS setempat atau dapat diunduh di laman KPU Pasaman www.kab-pasaman.kpu.g.id,” ungkapnya.

Para calon pendaftar anggota KPPS tersebut lanjut Eria, juga mesti menyiapkan berkas sesuai persyaratan yang telah ditentukan. “Dokumen pendaftaran yang mesti disiapkan yakni fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik, daftar riwayat hidup, surat pendaftaran, surat pernyataan sesuai persyaratan yang telah disebutkan dan ini semua dibuat di atas materai 6000 dan ditandatangani,” paparnya.

Selain berkas tersebut, calon peserta seleksi juga diharuskan menyiapkan berkas lainny Seperti surat keterangan kesehatan dari Rumah Sakit atau Puskesmas yang ditunjuk, fotokopi ijazah SMA sederajat atau ijazah terakhir yang sudah dilegalisir serta dua lembar pas foto 3×4. “Calon anggota KPPS harus menyampaikan dokumen persyaratan dalam bentuk salinan naskah elektronik melalui media daring dan naskah asli. Berkas kelengkapan administrasi dimasukkan ke dalam map plastik, penyerahan kelengkapan dokumen pendaftaran dapat diantar langsung ke Sekretariat PPS setempat mulai 12-18 Oktober 2020,” tukasnya. (nst)

Next Post

Agam Miliki Potensi Wisata Terlengkap Untuk Dikembangkan

Rab Okt 7 , 2020
LUBUKBASUNG, KP – Pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Agam. Hal itu dirasakan Zola Pandu selaku Owner Objek Wisata Puncak Lawang di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. “Sejak Pandemi Covid-19, jumlah kunjungan wisatawan menurun hingga 60 persen,” ujar Zola Pandu. Zola Pandu menjelaskan, sebelum pandemi pengunjung […]