19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Sekda Bukittinggi Buka Forum Konsultasi Publik Pembuatan KLHS

BUKITTINGGI, KP – Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi H. Yuen Karnova, membuka secara resmi kegiatan Forum Konsultasi Publik Pembuatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk RPJMD Kota Bukittinggi 2022-2026 yang diadakan Bappelitbang Kota Bukittinggi di Balairung Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Rabu (7/10).

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova mengatakan, dalam penyusunan rancangan awal RPJMD maka salah satu tahapannya adalah penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Hal itu sesuai perintah Permendagri 86 tahun 2017.

Menurutnya, forum diskusi publik merupakan evaluasi yang menjadi isu utama dalam penyusunan KLHS. Baik itu terkait lingkungan hidup, kualitas lingkungan fisik dan juga dipengaruhi kajian sosial dan ekonomi. Apalagi ke depan persoalan sosial dan ekonomi akan menjadi isu utama dalam kehidupan, terutama setelah wabah Covid-19.

Dikatakannya, KLHS salah satu teknik dalam rangka mendapatkan data dan informasi tentang persoalan lingkungan yang terjadi beberapa tahun terakhir. Saat ini data menjadi darahnya kehidupan yang sangat penting dan dibutuhkan.

Pertemuan itu menurut Sekda, sangat penting untuk menentukan isu strategis apa yang akan diangkat dan kerjakan dalam lima tahun ke depan. Untuk itu, Sekda Yuen Karnova berharap dengan ada KHLS, maka penyusunan RPJMD dapat lebih terarah dan tersusun pula perencanaan kegiatan yang baik, membumi dan sesuai keadaan sebenarnya.

Sementara itu Kepala Bappelitbang, Rismal Hadi mengatakan, Forum Diskusi Publik berlangsung satu hari saja dan diikuti 62 orang peserta dari berbagai unsur. Seperti SKPD di lingkungan Pemko Bukittinggi, LKAAM, MUI, forum Kotaku, BAZ, Pemerhati anak, PHRI, Asita, Dewan Pendidikan, Ketahanan Pangan, Sampah Ranger, BNK, Pemberantasan AIDS, kampus STIE, UMSB, Stikes, IAIN, Bank Nagari, PDAM, BPS, Kepolisian dan tenaga ahli. 

Menurut Rismal, tujuan konsultasi publik tersebut untuk melakukan identifikasi permasalahan dan isu strategis dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Kota Bukittinggi. “Penyusunan KLHS untuk RPJMD menggandeng tim ahli dari UNAND yang dipimpin Prof Ardinis Arbain,” tambahnya. (eds)