19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BANGKITKAN KEMBALI EKONOMI UMAT DI TENGAH PANDEMI, Baznas Bukittinggi Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah

BUKITTINGGI, KP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi menggelar sosialisasi optimalisasi pengelolaan zakat, infak dan sedekah  di Kantor Baznas Bukittinggi, Rabu (7/10). Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Kemenag.

Ketua Baznas Bukittinggi, Masdiwar mengatakan, sosialisasi yang dilakukan bertujuan membangkitkan kembali ekonomi umat di tengah pandemi Covid-19 dengan zakat, infak dan sedekah. Hal itu sejalan dengan program pendistribusian zakat Baznas untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

Dikatakannya, sebagai lembaga resmi pemerintah yang berwenang mengumpulkan zakat di Kota Bukittinggi, Baznas juga telah membentuk UPZ yang tersebar di masjid-masjid tingkat kecamatan, kelurahan, instansi pemerintah dan swasta. UPZ yang dibentuk tersebut bertugas untuk melakukan kegiatan pengumpulan zakat dari muzzaki. Yang mana keberadaan UPZ tersebut dapat meningkatkan penerimaan zakat pada Baznas.

“Pengelolaan zakat perlu terus kita tingkatkan kualitasnya, sehingga zakat yang dikumpulkan bisa dimanfaatkan dengan baik dan disalurkan kepada orang yang tepat atau orang yang berhak menerimanya. Untuk itu, melalui sosialisasi ini diharapkan UPZ dapat mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah, sehingga potensi penerimaan zakat di Baznas bisa meningkat dan penyalurannya bisa semakin meluas,” ulasnya.

Menurutnya, zakat yang  dikelola Baznas merupakan zakat yang dikumpulkan dari para muzzaki. Sedangkan untuk pegawai pemerintah daerah dipotong gajinya untuk zakat. Zakat yang dikumpulkan tersebut kemudian disalurkan melalui program Baznas Kota Bukittinggi. Seperti Bukittinggi Makmur, Bukittinggi Cerdas, Bukittinggi Sehat, Bukittinggi Dakwah dan Bukittinggi Peduli.

“Program penyaluran zakat Baznas guna memberdayakan ekonomi masyarakat. Melalui program yang ada diharapkan bisa mengurangi angka kemiskinan di Kota Bukittinggi. Kita berharap keberadaan UPZ dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak dan sedekah, sekaligus bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya untuk membayar zakat,” tukasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Baznas, Masriznal menambahkan, Baznas Bukittingggi terus  membuka kran untuk pendistribusian zakat kepada yang berhak menerima. Baznas juga menerima informasi dari UPZ tentang pendistribusian zakat ke masyarakat. “UPZ ini merupakan ujung tombak di bidang pengumpulan zakat yang memiliki peran penting dalam mewujudkan optimalisasi pengelolaan zakat,” terangnya. (eds)