18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pjs Bupati dan Kepala OPD Pasbar Jalani Tes Swab

SIMPANGEMPAT, KP – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Pjs. Bupati Pasbar Hansastri bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalani tes swab. Kegiatan itu dilaksanakan di Halaman belakang Kantor Bappeda Pasbar, Kamis (8/10) pagi.

Pjs. Bupati Pasbar, Hansastri mengatakan, hal itu sengaja dilakukan mengingat terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di daerah itu. “Kita adakan tes swab sebagai bentuk upaya memutus penyebaran Covid-19, terutama terhadap kita yang bertugas sebagai pelayan masyarakat ini,” katanya di Simpang Empat.

Pada kesempatan itu ia juga membantah informasi beredar di tengah masyarakat yang mengatakan bahwa tes swab itu sakit. “Saya katakan, tes swab tersebut tidaklah sakit. Saya saja sudah empat kali melakukan tes swab hingga hari ini,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang telah melakukan perjalanan agar melakukan tes swab. “Jika pemeriksaan hari ini hasilnya positif Covid-19, kami pejabat Pemda Pasbar akan melakukan isolasi mandiri. Setelah itu akan melakukan penelusuran agar mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus di Pasbar. Karena kita lihat lonjakan positif Covid-19 di Pasbar terus mengalami peningkatan,” ungkap Hansastri. 

Terkait ruang isolasi, Ia menilai ruang isolasi saat ini masih cukup, baik itu di RSUD Pasbar maupun di Balai Diklat BKPSDM Talu. Karena jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga terus menunjukkan hasil signifikan. “Kita meminta kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19, selalu pakai masker dimanapun berada, baik saat bicara maupun saat diam, cuci tangan dengan sabun/handsanitizer dan jaga jarak,” imbuhnya.

Terakhir dikatakan Hansastri, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada masyarakat Pasbar selama 10 hari ke depan. “Apabila sosialisasi itu sudah dilakukan, maka sanksi terhadap pelanggarnya juga akan dikenakan. Sanksi itu sendiri berupa kurungan dan denda,” pungkasnya mengakhiri. (rom)