Polisi Sita Puluhan Kubik Kayu Siluman

LIMAPULUH KOTA, KP – Puluhan kubik kayu ‘siluman’ yang tidak memiliki dokumen sahdiduga hasil illegal logging di kawasan Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota disita petugas Satreskrim Polres Limapuluh Kota.

Kapolres Limapuluh KotaAKBP Trisno Eko Santoso melalui Kanit II Satreskrim Iptu Heri Yuliardi mengungkapkan pihaknya juga mengamankan seorang tersangka yang mengangkut kayu balok olahan tanpa dokumen tersebut.

Dijealskan Iptu Heri, penangkapan kayu balok olahan tanpa dokumen berikut seorang terangka itu berawal dari razia rutin yang dilakukan Satlantas Polres Limapuluh Kota dipimpin Kanit Turjawali Ipda Elmondri di Jalan Negara Kilometer 15 Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam razia itu petugas menjaring satu unit truk colt diesel BA 8004 LC yang membawa puluhan kubik kayu balok olahan.

Ketika truk yang dikemudikan tersangka berinisial PL (31 tahun) warga Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota itu diberhentikan petugas satlantas, ternyata kayu balok olahan itu tidak memiliki surat-surat atau dokumen yang sah. Kemudian jajaran satlantas melaporkan kasus itu ke satreskrim. Truk dan sopirnya langsung diamankan ke ke MapolresLimapuluh Kota untuk dilakukan penyidikan.

Iptu Heri Yuliardi menyebut setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakukayu balok olahan tanpa dukumen itu dibelinya dari seseorang di Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Harau. Rencananya kayu itu akan dibawa tersangka ke sawmil miliknya untuk diolah.

“Tersangka dijerat Pasal 50 Ayat (3) huruf h Jo Pasal 78 Ayat (7) Undang-undang RI Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (dst)    

Next Post

Rumah Calon Bupati Ferizal Ridwan Dikupak Maling

Kam Okt 8 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP- Tak pandang bulu. Rumah pribadi calon Bupati Limapuluh KotaFerizal Ridwan di Komplek Perumahan Padang Rajo Land, Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota tak luput dari sasaran aksi pencurian, Kamis dinihari (8/10) sekitar pukul 03.30 WIB. Padahal, Ferizal Ridwan bersama keluarganya baru beberapa minggu tinggal di rumah […]