18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BERIKAN CONTOH BAIK BAGI MASYARAKAT, Wawako Erwin Sidak Surat-surat dan Kondisi Kendaraan Dinas

PAYAKUMBUH, KP – Dalam rangka melihat kondisi dan kelayakan kendaraan dinas. Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz bersama Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda melakukan pengecekan kondisi kendaraan dinas, surat-surat kendaraan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Payakumbuh serta puskesmas se-Kota Payakumbuh di halaman Dinkes Kota Payakumbuh, Jumat (9/10).

Dari pantauan media, terlihat Wawako Erwin Yunaz bersama Sekda Rida Ananda didampingi Asisten 1 Yufnani Away, Inspektur Kota Payakumbuh Andri Narwan serta Bidang Aset mengecek satu persatu kondisi kendaraan dinas yang sudah terparkir rapi di parkiran Dinkes Kelurahan Padang Karambia. “Untuk kendaraan yang tidak terawat akan ditempelkan stiker dan stiker tersebut akan dicabut kembali setelah kendaraannya dibersihkan,” kata Wawako Erwin didampingi Sekda Rida Ananda.

Wawako Erwin mengatakan, kepada Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan fasilitas kendaraan dinas agar menjaganya dan kalau ada kendaraan yang rusak agar segera melaporkannya untuk diperbaiki. “Sebagai ASN kita juga harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Dengan pengelolaan dan perawatan kendaraan dinas yang baik maka pandangan masyarakat akan baik pula kepada kita,” ulasnya.

Sementara Sekretaris Daerah Rida ananda mengatakan, persoalan aset saat ini sedang disorot, maka dari itu kepada seluruh ASN diingatkan agar selalu mengecek kondisi kendaraan. Kalau ada yang rusak berat agar segera melaporkannya supaya bisa segera ditinjaklanjuti. “Kalau memang kendaraan itu rusak berat kan bisa kita ganti dengan kendaraan baru dengan syarat harus dilaporkan dulu, kalau tidak tentu pengajuan untuk kendaraan baru tidak bisa diakomodir,” tuturnya.

Tak bosan-bosannya, Sekda Rida Ananda kembali mengingatkan seluruh ASN yang menggunakan kendaraan dinas agar selalu membersihkan dan merawat kendaraannya seperti kendaraan pribadi. Tujuannya agar kendaraan dinas bisa awet dan umur pakai kendaraan panjang. “Kalau tidak mau mengindahkan konsekuensinya kendaraan dinas akan ditarik dan diberikan kepada ASN yang mau merawat,” pungkasnya. (dho)