14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

CEGAH PENYEBARAN COVID-19, Mulai Selasa Besok, 3.100 Guru di Solsel Bakal Tes Swab

PADANG ARO, KP- Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) akan melaksanakan uji Swab massal bagi seluruh tenaga guru, baik ASN maupun tenaga honorer. Pelaksanaannya dijadwalkan pada Selasa (13/10) hingga Kamis (15/10) mendatang di Puskesmas terdekat dari sekolah.

“Kita sudah instruksikan agar seluruh guru, baik ASN maupun honorer melakukan uji Swab minggu depan sesuai jadwal dan tempat yang telah disiapkan,” tegas Pjs. Bupati Solsel, Jasman Rizal.

Ia berharap, dengan adanya kewajiban test PCR utk seluruh tenaga pendidik di Solsel dapat mengendalikan dan mempercepat memutus matarantai penyebaran Covid-19 di daerah yang ia pimpin tersebut.

Dia menyebutkan, setelah tes usap bagi guru selesai akan dilanjutkan ke seluruh ASN, tenaga kontrak, guru mengaji, jajaran kecamatan, perangkat walinagari, pemilik dan pelayan rumah makan, penjual kuliner, TNI, Polri, BUMN, BUMD dan orang-orang yang berpotensi terpapar lainnya.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Gubernur dan juga Dr. Andani. Kita sepakat agar Solsel diprioritaskan untuk test swab sebanyak-banyaknya dan menjadi contoh bagi yang lain. Apapun kebutuhan kita untuk test swab, Insya Allah akan dipenuhi provinsi,” terang Jasman.

Terpisah Plt. Kadis Pendidikan setempat, Novrizon mengatakan, diperkirakan jumlah tenaga guru yang akan dilakukan uji Swab mencapai 3.100 orang guru baik yang sudah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer.

“Semuanya telah diinstruksikan oleh Bapak Pjs Bupati untuk dilakukan uji Swab. Mulai dari guru tingkat SD hingga SMA, kepala sekolah, para pengawas, termasuk tenaga pendidik kita di jajaran Kemenag di Kabupaten Solsel,” jelas Novrizon.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman mengatakan, berdasarkan pantauan Covid-19 Solsel hingga Jumat (9/10) kasus positif Covid-19 di kabupaten itu sebanyak 37 orang dengan sembuh 22 orang dan dalam perawatan atau isolasi 15 orang.”Total spesimen (kelompok) yang telah diperiksa di Solsel sebanyak 3.590 dengan positivity rate 1,03 persen,”pungkasnya. (bus)