24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

KIRIM GANJA MELALUI BANDARA, Empat Orang Diringkus, Dua Pelaku Berstatus Pelajar

PADANG, KP – Sebuah paket berisi narkoba jenis ganja ditemukan petugas Aviatiopn Security (Avsec) PT Angkasa Pura II (AP II) Bandara Internasional Minangkabau (BIM)saat melalui pemeriksaan xray cargo, Sabtu (10/10). Paket tersebut ditemukan sekira pukul 09.00 WIB. Kemudian petugas Avsec memberitahukan kepada petugas Polsek BIM setengah jam kemudian.

“Barang tersebut berjumlah satu paket yang disimpan di dalam kotak kardus yang dililit lakban coklat,” kata Satake Bayu didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Minggu (11/10).

Pengiriman barang haram itu menggunakan perusahaan jasa ekspedisi JNT di Kota Padang. Paket tersebut memiliki tujuan Surabaya, Jawa Timur dengan pengirimnya berinisial VG dan penerima berinisial AHA. Paket tersebut dikirim dari BIM ke Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta dengan pesawat Garuda Indonesia GA 149yang lepas landas pukul 11.50 WIB.Selanjutnya paket ganja itu diamankan di Polsek kawasan BIM dan diserahkan kejajaran Satnarkoba Polres Padangpariaman.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Polda Sumbar berhasil meringkus empat orang terduga pelaku pemilik paket ganja yang ditemukan di cargo BIM tersebut. Dua orang dari empat pelaku diketahui masih berstatus pelajar.

Para pelaku berinisial MH (16 tahun), FDG (20 tahun), KDC (21 tahun) dan RS (18 tahun). Mereka ditangkap jajaran Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sumbar di beberapa lokasi. Pelaku ditangkap berkat informasi dari pihak ekspedisi. Pihak ekspedisi JNT Cabang Kota Padangpanjang melaporkan bahwa paket tersebut dikirimkan oleh dua orang remaja laki-laki. Polda Sumbar kemudian langsung berkoordinasi dengan Polres Padangpanjangdan didapat informasi tempat tinggal pelaku.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku MH yang merupakan seorang pelajar di salah satu rumah di Kota Padangpanjang. Beberapa jam kemudian, masih di kawasan yang sama, pihak kepolisian kembali menangkap pelaku kedua berinisial FGD, seorang pengangguran.

Satake Bayu mengungkapkankedua pelaku merupakan pengirim paket yang ditemukan di kargo BIM. Saat penangkapan, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti dua paket ganja yang disimpan di dalam tupperware dan bungkusan rokok.

“Dari penangkapan kedua pelaku kami juga menyita satu unit vespa dan sepeda motor Honda Scoopy serta handphone. Tim kemudian melakukan pengembangan terkait jaringan pelaku,” kata Satake dilansir Langgam.id.

Dari hasil interogasi terhadap kedua pelaku, Ditnarkoba Polda Sumbar mendapat informasi bahwa ganja tersebut berasal dari dua orang rekannya yang berada di Kota Bukittinggi. Mereka adalah KDC dan RS yang juga merupakan pelajar. Keduanya pun berhasil ditangkap. Dari penangkapan pelaku juga ditemukan lima paket ganja dengan berbagai ukuran yang disimpan di beberapa tempat. Di antaranya ditemukan di bawah ranjang, lemari dan dalam kotak speaker.

“Selanjutnya keempat pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Satake Bayu. (lgm)