28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pemda Bersama PKK Berkomitmen Bangun Kesejahteraan Masyarakat

BATUSANGKAR, KP – Keluarga merupakan momentum strategis dalam menjadikan tempat dimulainya revolusi mental. Karena keluarga wahana utama dalam membentuk generasi muda penerus bangsa berkarakter. Hal itu dikemukakan Pjs. Ketua TP PKK Tanahdatar Ny. Tuti Rahman, ketika rapat kesepakatan dan pencanangan kesatuan gerak PKK, Keluarga Berencana dan Kesehatan tingkat kabupaten di Gedung PKK Indo Jolito, Jumat (9/10).

Dikatakan Ny. Tuti, telah menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Tanahdatar yang masyarakatnya mempunyai derajat kesehatan baik dan pengendalian kelahiran yang terjaga. “Indikatornya, terjadi penurunan angka kematian ibu hamil dan bersalin, penurunan angka kematian bayi  dan balita, serta tentunya partispasi pasangan usia subur dalam program keluarga berencana,” ujarnya.

Ny. Tuti juga menyampaikan, kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap tahun secara terpadu dan berjenjang pada Oktober sampai Desember. “Kegiatan hari ini untuk menyepakati dan mempersiapkan target KB, target kesehatan dan target PKK (dasawisma) serta bagaimana persiapan untuk membina nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo mewakili Tanahdatar lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2020 ini,” pungkasnya.

Sementara Pjs Bupati Tanahdatar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Nuryeddisman ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan peran aktif PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga. “Kami melihat PKK selama ini telah mampu menjalin kerjasama dengan OPD terkait untuk terus mengembangkan potensi dan jaringannya sehingga dapat menjangkau seluruh keluarga dan masyarakat,” ucap Nuryeddisman.

Nuryeddisman menambahkan, pemerintah daerah bersama PKK punya komitmen sama untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Untuk itu jelasnya, melalui kesatuan gerak PKK KB-Kes harus dijadikan momentum meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan program keluarga berencana dan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan kerjasama lintas sektoral. “Salah satunya mari aktif kembali ke posyandu yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, serta memasyarakatkan perilaku keluarga hidup sehat di rumah tangga,” pesannya.

Lebih lanjut Nuryeddisman berharap kepada tim operasional kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan untuk tidak bosan-bosannya memberikan penjelasan kepada keluarga dan masyarakat akan pentingnya program KB dan Kesehatan. Sehingga beban individu dan pemerintah dengan sendirinya akan berkurang dan tentunya masalah-masalah pembangunan lainnya seperti pengangguran, kemiskinan, infrastruktur, demokrasi dan lainnya dapat diatasi secara simultan. Selain itu turut hadir pada kesempatan tersebut Kadis PMDPPKB Nofenril dan Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis, Wakil Ketua II TP PKK Ny. Rina Irwandi dan pengurus lainnya. (nas)