19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Perda AKB Sumbar Mulai Diberlakukan

BUKITTINGGI, KP – Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Sumatra Barat resmi diberlakukan sejak Sabtu lalu (10/10). Untuk itu, Pemerintah Kota Bukittinggi mengimbau warga untuk tingkatkan disiplin jalani protokol kesehatan.

Pjs Walikota Bukittinggi, Zaenuddin melalui Kabag Humas Setdako, Yulman menjelaskan, Perda Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 itu diberlakukan efektif pada 10 Oktober 2020 (hari ini-red). Perda tentang AKB itu terdiri dari 107 pasal, di mana di dalamnya mengatur sanksi administratif maupun kurungan bagi yang melanggar protokol kesehatan.

“Jika ada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Beberapa hari lalu telah disosialisasikan pemerintah provinsi ke setiap kabupaten kota. Hari ini Perda itu dimulai penerapannya,” jelas Yulman.

Disebutkannya, sanksi dari Perda tersebut ditujukan baik bagi perorangan maupun penanggung jawab kegiatan atau usaha. “Untuk pelanggaran perorangan, jika pelanggaran baru pertama kali dilakukan maka diberikan sanksi administrasi berupa teguran lisan, tertulis, kerja sosial membersihkan fasilitas umum, denda administrasi sebesar Rp 100.000 dan atau daya paksa polisional. Namun jika kedua kali melanggar, maka akan ada sanksi pidana kurungan paling lama dua hari atau denda paling banyak Rp 250.000,” jelasnya.

Lanjutnya, terkait pelanggaran bagi penanggung jawab kegiatan atau usaha, jika melanggar maka dikenai sanksi administrasi berupa teguran lisan, teguran tertulis, pembubaran kegiatan, penghentian sementara kegiatan, pembekuan sementara izin, pencabutan izin dan atau denda administratif sebesar Rp 500 ribu. Jika masih melanggar, maka dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta.

“Perda ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Tetapi lebih kepada mengimbau warga agar lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Untuk itu kami imbau kepada warga untuk tetap pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, biasakan mandi setelah pulang kembali ke rumah serta tingkatkan perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (eds)