18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Puncak Aua Sarumpun Berhasil Ditata, Antarkan Reza Wakil Sumbar

BATUSANGKAR, KP – Puncak Aua Sarumpun yang terletak di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanahdatar memiliki pesona yang indah dan menarik, hawa yang sejuk dan pemandangan yang indah, dan dapat melihat danau Singkarak secara keseluruhan.

Sebelumnya pesona nan indah itu belum tertata dengan baik, sehingga setiap pengunjung yang datang hanya sekedar berswafoto atau selfi, lalu pergi karena tidak ada yang membuat mereka betah berlama-lama di Puncak Aua Sarumpun tersebut.

Namun saat ini semua itu berubah berkat salah seorang pemuda Reza Cancer Randa bersama rekan-rekannyadan juga pihak pengembang objek wisata Aua Sarumpun, menata kawasan tersebut menjadi sebuah destinasi wisata di Tanahdatar yang patut dikunjungi.

Berkat kegigihan dan kerja keras itulah Reza Cancer Randa menjadi Pemuda Pelopor terbaik tingkat Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) dan mengantarkan Reza mewakili Provinsi Sumbar ke tingkat nasional, yang penilaiannya dilakukan secara Fact Finding Virtual di Aula Eksekutif Kantor Bupati Tanahdatar dan dinilai langsung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jumat (9/10) lalu.

Diceritakan Reza usai pemaparan dan sesi tanya jawab dengan pihak kementerian, saat ini Aua Sarumpun tengah berbenah dengan konsep sapta pesona agar setiap pengunjung betah berlama-lama, nyaman dan aman di Aua Sarumpun.

“Saat ini Aua Sarumpun sudah ditata dengan baik, seperti warung-warung makanan, tiketing yang jelas, penambahan spot foto dengan memanfaatkan pepohonan serta wahana lainnya yang terus ditambah oleh pihak pengembang,”ucapnya.

Diceritakan Reza yang membuat dirinya punya inisiatif untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan membuat pengunjung betah dengan konsep kembali ke alam.

“Sebelum ini pengunjung datang dan pergi, dan tak ingin kembali, tidak adanya tiket masuk dan tidak adanya manajemen pengelolaan, kalau dilihat jumlah kunjungan dari tahun 2017 lalusekitar 28.000 orang hingga tahun 2019 sudah mencapai 50.744 orang,” sampainya.

Reza juga menyebutkan saat ini di Puncak Aua Sarumpun sudah ada berbagai fasilitas dan wahana seperti home stay, gedung pertemuan, pangung pertunjukan, kolam renang, flying fox, sepeda gantung dan berbagai wahana lainnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanahdatar, Abdul Hakim mengatakan, penilaian pemuda pelopor tahun 2020 ini, Kabupaten Tanahdatar mengirim ke provinsi sebanyak empat bidang yaitu bidang Pangan, Seni Budaya, Pengelolaan Sumber Daya Alam Lingkungan dan Pariwisata dan Pendidikan.

“Ternyata yang lolos adalah bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam Lingkungan dan Pariwisata atas nama Reza ini dan menjadi juara satu tingkat Provinsi Sumbar dan mewakili ke tingkat nasional, hari ini diadakan penilaian atau penyampaian presentasi secara virtual atau daring,” ucapnya.

Diceritakan Abdul Hakim jika Reza sudah mulai berinovasi menata Puncak Aua Sarumpun semenjak 2017 yang lalu, pada tahun tersebut pengelolaan masih belum sepenuh hati, sehingga pengunjung hanya sekedar menikmati pemandangan alam semata, namun Reza berupaya terus bagaimana pengelolaan tersebut sesuai dengan sapta pesona.

“Dari upaya dan kerja keras Reza bersama generasi muda nagari saat ini puncak Aua Sarumpun sudah ditetapkan sebagai geopark secara nasional,” jelasnya.

Sebagai objek wisata alam Kadis Parpora juga berharap dukungan dari Pemprov Sumbar agar Aua Sarumpun terus berkembang. “Baru-baru ini kita mengadakan pertunjukan seni secara terbatas di Aua Sarumpun dengan tema festival di atas awan dan ini salah satu upaya promosi juga,”ujarnya.

Hakim menambahkan, untuk pemuda pelopor ini Tanahdatar sudah masuk nominasi nasional semenjak tahun 2018 yaitu atas nama Andri kategori Teknologi Tepat Guna dengan inovasi Kincia Kamba Tigo, tahun 2019 dibidang pendidikang atas nama Husen dan tahun 2020 ini Reza dibidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata.

Turut menyaksikan ekspose tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Suhermen, Kabag Humas dan Protokol Yusrizal, Kabid Kepemudaan Dinas Parpora Riswandi, dan Kabid Pariwisata Efrison. (nas)