Yusuf Lubis-Atos Pratama Klaim Pasaman Semakin Membaik di Masa Kepemimpinannya

LUBUKSIKAPING, KP – Kepemimpinan Yusuf Lubis-Atos Pratama mengklaim daerah Kabupaten Pasaman semakin membaik dan maju di berbagai sektor, di masa lima tahun pemerintahnnya sejak menjabat di Februari 2016 lalu.

“Visi RPJMD kita adalah terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasaman yang sejahtera, agamis dan berbudaya. Berdasarkan visi dan misi tersebut kita telah menetapkan sasaran beserta indikatornya secara terukur sebagai target yang harus kita capai selama periode 2016-2021 yang mencakup indikator keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan manusia, kemiskinan, pengangguran, pertanian, pariwisata, konektivitas, kebencanaan, penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan kebudayaan,” kata Yusuf Lubis di sela-sela peringatan HUT Pasaman ke-75 tahun 2020, Senin (12/10).

Pada indikator keagamaan kata Yusuf Lubis, sasarannya peningkatan anak usia sekolah (SD/MI,SLT/MTS) yang melek huruf al-quran. Di mana sesuai dengan target yang direncanakan, yakni sebesar 96 persen pada tahun 2020.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil perhitungan kita telah tercapai 96,7 persen. Capaian ini kita peroleh melalui kebijakan pelaksanaan program tahfiz quran pada jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTS se-Kabupaten Pasaman. Selanjutnya pada misi keagamaan, kita juga telah menyelesaikan pembangunan islamic centre di Lubuk Sikaping yang akan kita gunakan sebagai wadah, sarana dan pusat kegiatan serta kajian agama islam yang akan terus kita manfaatkan dalam menggemakan syiar islam di Pasaman. Insya allah pada hari ini akan kita resmikan sekaligus kita manfaatkan sebagai pusat lokasi penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Pasaman tahun 2020,” tambah Yusuf Lubis.

Pada indikator pendidikan kata dia, sasarannya adalah peningkatan angka partisipasi sekolah, angka rata-rata lama sekolah dan angka harapan lama sekolah. Untuk angka partisipasi sekolah, pihaknya menargetkan tahun 2019 sebesar 64% persen untuk PAUD, 94,81 persen untuk SD/MI dan 89,32 persen untuk SMP/MTS. Dan dari target itu lanjutnya, telah dicapai angka 87 persen untuk APS PAUD, 100,2 persen untuk aps SD/MI dan 87,4 persen untuk aps SMP/MTS.

“Selanjutnya untuk angka rata-rata lama sekolah yang kita targetkan 7,80 pada tahun 2019 telah dapat kita peroleh di angka 7,90 dan untuk angka harapan lama sekolah yang kita targetkan tahun 2019 sebesar 12,71 telah dapat kita peroleh 12,80. Ini menunjukkan bahwa target indikator kinerja sasaran RPJMD kita pada bidang pendiddikan telah dapat kita capai dengan nilai lebih baik dari target RPJMD,” katanya.

Sedangkan pada bidang kesehatan kata dia, menetapkan indikator sasaran peningkatan angka harapan hidup dengan target 66,8 pada tahun 2019, dari sebelumnya 66,4 pada tahun 2016. “Alhamdulillah juga telah dapat kita capai, di mana berdasarkan data badan pusat statistik, pada tahun 2019 angka harapan hidup masyarakat Pasaman berada pada angka 66,8 tahun,” ungkapnya.

“Pada bidang kesehatan dapat juga kami informasikan bahwa mulai tahun 2019, seluruh masyarakat Pasaman telah kita jamin pelayanan kesehatannya melalui BPJS dengan Universal Health Coverage (UHC) sampai ke open sistem. Dalam artian, seluruh warga Pasaman telah dijamin pelayanan kesehatannya dan langsung mendapatkan kartu BPJS saat berobat tanpa menunggu 2 minggu ataupun beberapa waktu yang berlaku bagi peserta mandiri,” terangnya.

Kemudian pada Indikator Pembangunan Manusia (IPM), pihaknya menargetkan dalam RPJMD berada pada angka 65,54 persen pada tahun 2019. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, angka IPM kabupaten Pasaman berada pada angka 66,46 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa realisasi capaian lebih baik dari apa yang telah ditargetkan dalam RPJMD.

“Pada indikator penanggulangan kemiskinan, kita tetapkan indikator penurunan angka kemiskinan. Setelah sempat naik ke angka 8,14 persen tahun 2015, alhamdulillah secara perlahan tingkat kemiskinan Kabupaten Pasaman telah dapat kita turunkan secara bertahap menjadi 7,65% persen tahun 2016, 7,41 persen tahun 2017 dan terakhir 7,21 persen tahun 2019 serta kita rencanakan 6,89 tahun 2020,” tuturnya.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi kata dia, di mana berdasarkan data BPS tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasaman mengalami perlambatan pada tahun 2016 sebesar 5,07 persen jika dibanding tahun 2015 sebesar 5,34 persen. “Namun berbagai upaya terus dilakukan baik dari sisi investasi, sektor UKM dan percepatan realisasi APBD. Sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasaman kembali membaik pada tahun 2017 sebesar 5,09 persen dan tahun 2018 kembali ke angka 5,01 persen. terjadinya fluktuasi tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut juga tidak terlepas dari kondisi ekonomi nasional dan ekonomi global,” paparnya.

Lanjutnya, khusus dalam menyambut penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Pasaman 9 desember mendatang, ia mengajak semua untuk melaksanakan dengan aman dan damai. “Mari kita gunakan hak suara kita dengan bebas dan bertanggung jawab, kita tentukan pilihan kita berdasarkan hati nurani tanpa intimidasi dan paksaan dari siapapun demi Pasaman yang lebih baik dan lebih sejahtera di masa akan datang,” tutupnya. (nst)

Next Post

Warga Sudah Lama Mengeluh, Kondisi Jalan Andiang-Guntuang Rusak Parah

Sen Okt 12 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP – Ruas jalan kabupaten mulai dari Limbanang Baruah, Kecamatan Suliki, menuju Guntuang Banjaloweh, Kecamatan Bukik Barisan, di sejumlah titik sepanjang hampir 2 kilometer mengalami kerusakan cukup parah dan memprihatinkan. Sudah banyak ditemukan lubang yang bervariasi di badan jalan, bahkan di kawasan Jorong Kampung Baru, di Nagari Anding ada […]