27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

11 KENDARAAN DAN 1 RUMAH DIBAKAR, Brimob Diturunkan ke Lokasi Konflik Tapal Batas Nagari di Batipuh Selatan

BATUSANGKAR, KP – Bentrok antara warga Nagari Padang Laweh Malalo dengan Nagari Sumpur di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar kembali pecah, Senin (12/10). Dalam peristiwa itu, setidaknya 11 kendaraan roda dua dan satu rumah menjadi sasaran warga dan dibakar.

“Memang sempat terjadi bentrok kemarin, tapi situasi sudah mulai kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Selasa (13/10).

Bentrokan yang terjadi antara dua kampung itu, kata Satake, merupakan permasalahan tapal batas yang pada Desember 2019 lalu juga sempat pecah. Saat itu, kedua belah pihak sepakat menahan diri setelah dimediasi oleh polisi.Objek yang menjadi sengketa antara kedua nagari tersebut sudah masuk ke peradilanmenjadi sengketa perdata. Proses persidangan kasus tapal batas itu saat ini masih berjalan di pengadilan.

“Untuk sementara, tanah yang disengketakan itu berstatus quo,” ucap Satake dilansir Padangkita.com.

Untuk mencegah kembali terjadinya bentrokan, polisi terus berusaha untuk melakukan mediasi kedua belah pihak.

Sementara, sebanyak satu pleton Brimob telah diturunkan untuk membantu Polres Padangpanjang melakukan penjagaan di lokasi guna mengantisipasi supaya bentrokan tidak terjadi lagi.Dari data polisi, tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut. Namun 11 unit kendaraan sepeda motor dan satu rumah dibakar oleh warga saat bentrok.

“Tadi malam kita sudah usahakan mediasi, begitu juga dengan Polres Padang Panjang, kedua belah pihak sepakat menahan diri,” ujar Satake. (pkt)