20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Beresiko Tumbang, DLH Bukittinggi Pangkas Pohon Pelindung

BUKITTINGGI, KP – Dalam rangka pemeliharaan pohon pelindung dalam Kota Bukittinggi, hampir seratus batang pohon pelindung dipangkas dahannya oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Syafnir kepada KORAN PADANG, Senin (12/10) mengatakan, terdapat seratus lebih berbagai jenis pohon pelindung, baik di pinggir jalan maupun yang ada di objek wisata Bukittinggi.

Disebutkannya, pada umumnya kondisi pohon pelindung itu sudah berumur tua dan sangat rimbun, sehingga menutup pandangan dalam berkendara dan juga menutup view di beberapa lokasi objek wisata. Di samping dahannya ada yang menyentuh kabel listrik tegangan tinggi milik PLN, kebanyakan dahan kayu itu sudah lapuk dan sangat beresiko untuk jatuh dan tumbang. Sehingga sangat membahayakan masyarakat yang ada di bawahnya.

“Untuk itu kita dari Dinas Lingkungan Hidup melalui Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau melakukan pemeliharaan rutin taman dalam kota dan pemeliharaan pohon pelindung, dengan jalan melakukan pemangkasan terhadap pohon pohon pelindung tersebut. Adapun pohon yang dipangkas, meliputi pohon pelindung di Jalan A. Rivai (depan RSAM), di sepanjang Jalan Urip sumohardjo, Jalan Moh Syafei, Jalan Pemuda, Jalan Perintis Kemerdekaan dan pohon pelindung di seputaran objek wisata Taman Jam Gadang, Taman Tugu Pahlawan Tak Dikenal dan Taman Monumen Bung Hatta,” ungkapnya.

“Khusus di Jalan Perintis Kemerdekaan, metode pemangkasannya dilaksanakan dengan mengurangi tinggi dan lebar pohon, karena pohon di daerah tersebut dahannya sudah menyentuh kabel PLN tegangan tinggi, yang beresiko terhadap pengguna fasilitas di seputaran pohon,” ulasnya.

Menurut Syafnir, semenjak dilaksanakan pemangkasan hingga Senin (12/10), sudah 91 pohon pelindung dari berbagai jenis telah dipangkas dahannya. Di antaranya di jalan Urip Soemohardjo sebanyak 30 batang, depan Gereja Stasiun 8 batang, di Jalan Perintis Kemerdekaan 14 batang, Jalan A. Rivai (Depan RSAM) 18 batang dan di jalan Pemuda sebanyak 21 batang. “Jumlah itu belum termasuk pemangkasan yang tengah dilaksanakan di Taman Jam Gadang,” tambahnya. (eds)