19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

MULAI 9 NOVEMBER 2020, Masyarakat Dilarang Gelar Pesta Pernikahan

PADANG, KP – Mulai 9 November 2020 nanti, warga Kota Padang dilarang menggelar pesta pernikahan. Selain itu juga dilakukan pembatasan kegiatan usaha tertentu. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Walikota Padang terkait larangan pesta perkawinan dan batasan bagi pelaku usaha, Selasa (13/10).

Dalam SE Walikota bernomor 870.743/BPBD-Padang/X/2020 itu disebutkan larangan melaksanakan pesta perkawinan terhitung dari tanggal 9 November. Masyarakat cukup melaksanakan akad nikah sajadi KUA, rumah ibadah, atau di rumah masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.Bagi yang melanggar, acara akan dibubarkan serta diberikan sanksi dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Bagi pelaku usaha khususnya kafe, restoran, rumah makan, dan karaoke,kapasitas pengunjung yang dibolehkan hanya 50 persen dari kapasitas normal dan membuat pembatas jarak kursi, meja dengan memperhatikan protokol kesehatan dan mengutamakan layanan bawa pulang (take away). Bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut dikenakan sanksi berupa teguran tertulis dan denda administratif paling sedikit Rp1.500.000 dan paling banyak Rp2.500.000.

Terkait surat edaran itu, Kasat Pol PP Padang Alfiadi mengharapkan agar masyarakat disiplin dan mematuhinya demi kebaikan bersama supaya bisa kembali hidup normal seperti sediakala.

“Kita berharap pandemi ini segera hilang.Petugas telah bekerja intens dalam memutus mata rantai penularan ini, lakukan sosialisasi protokol kesehatan siang dan malam. Untuk itu, kita imbau masyarakat agar mematuhi surat edaran ini demi kebaikan kita bersama,”terang Alfiadi. (mas)