14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pengawas Madrasah M. Nur Beri Pembinaan Pembelajaran Daring di MTsN 1 Padang

PADANG, KP – Memasuki bulan kesembilan pembelajaran daring/online karena pandemi covid-19 makinmenuntut kepiawaian guru dalam menyiapkan bahan ajar dan strategi dalam menyajikan pembelajaran.Menyikapi hal tersebut penagawas manajerial MTsN 1 Kota Padang M. Nur, M.Pd memberikan pembinaan kepada guru-guru tentang strategi menciptakan pembelajaran abad 21 dan pembelajaran yang mengusung prinsip ‘HOTS (Higher Order of Thinking Skill)’.

Kegiatan tersebut dilaksanakanSenin (12/10) di ruangan kantor kepala madrasah.Hadir pada kegiatan tersebut empat orang wakil kepala madrasah yaitu Idra Putri, Hj. Maryani Sastera, Suhelri dan Dafril Tuanku Bandaro. Sedangkan dari unsur majelis guru diwakili oleh Asmara Wirda, Heriyanti, Rita Novalinda untuk bidang studi Bahasa Inggris, Firmayati dan Andre Leo untuk bidang studi Matematika, Kasfiyentri bidang studi Bahasa Indonesia, serta Ausah, Alfitria, dan Yaharmansyah bidang studi IPA.

M. Nur dalam pembinaannya menyampaikan bahwa pembelajaran daring di tengah pandemi covid-19 sangat menuntut kepintaran dan kepiawaian seorang guru.Guru harus berinovasi tanpa henti, mencoba berbagai macam strategi,mengujikan berbagai metode pembelajaran, mematangkan pembelajaran abad 21 dengan menyajikan pembelajaran yang ‘HOTS’ diiringi dengan mengujikan soal-soal yang juga ‘HOTS’.

“Sebab, tidak ada artinya pembelajaran ‘HOTS’ ketika soal-soal yang diujikan tidak HOTS, begitu juga sebaliknya,” ulasnya.

M. Nur juga menekankan agar guru hendaknya memakai konsep pembelajaran C4, yaitu critical thinking, creativity, collaboration, dan communication.”Sehingga siswa mampu mengalisis dan tidak lagi hanya membaca, menyebutkan, dan menjelaskan,” ujarnya.

Di samping pembinaan M.Nur juga membuka diskusi terbuka tentang dinimika dan problematika pembelajaran daring di tengah pandemi covid-19, mulai dari mengurai masalah-masalah yang dihadapi oleh guru, siswa, dan guru.Secara kasat mata, sebutnya, tidak dapat dipungkiri bahwa masalah yang dihadapi sudah kompleks. Namun dari sekian banyak masalah masih ada yang bisa diatasi dan minimal bisa diminimalisir sesuai kemampuan yang dimiliki.

Terakhir M. Nur menekankan jangan sampai meninggalkan generasi millenial yang lemah, kaku, tertinggal, dan tidak mampu menghadapi derasnya arus perunahan.

Sementara, Kepala MTsN 1 Padang Hj. Rifdawati diwakili Waka Kurikulum Idra Putri menyampaikan ucapan terimakasih kepada M. Nur yang telah memberikan pembinaan dan memberikan informasi terkini tentang pendidikan dalam menghdapi pembelajaram daring. Ia menjelaskan sejauh ini guru-guru MTsN 1 Kota Padang telah banyak yang melakukan pembaharuan, inovasi, dan menemukan strategi jitu untuk menyajikan pelajaran daring yang menyenangkan.

“Dengan adanya pembinaan ini hendaknya semakin memberikan spirit dan semangat baru kepada guru,” tuturnya. (ak)