Bawaslu Padang Perpanjang Waktu Pembongkaran APK

PADANG, KP – Ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) calon kepala daerah dibongkar oleh petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sejak Senin (12/10). Bawaslu Padang akan menambah hari pembongkaran hingga Kamis (15/10). Perpanjangan jadwal dilakukan karena masih banyak APK yang belum dibongkar di sejumlah tempat di Kota Padang.

“Kita tambah harinya karena baliho masih banyak, ada tempat-tempat yang belum kita bongkar,” kata Ketua Bawaslu Kota Padang, Dorri Putra, Rabu (14/10).

APK yang dibongkar petugas gabungan itu menyalahi aturan tentang pemasangan APK. Pembongkaran mengakibatkan jalanan saat ini bersih dari spanduk-spanduk kampanye pasangan calon.

Selain pembongkaran spanduk kampanye, spanduk kepala daerah yang berisi imbauan selain kampanye juga ditertibkan. Seperti imbauan yang bergambar Walikota Padang padahal sedang cuti. Spanduk tersebut diturunkan.

Dorri mengatakan APK yang dibongkar dan ditertibkan petugas merupakan APK keempat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) yang dipasang di sejumlah lokasi dan menyalahi aturan yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Menurutnya penertiban berjalan lancar. Bawaslu Kota Padang juga telah membuat nota kesepahaman dengan Liason Officer pasangan calon di tinggkat Kota Padang. Selain dibongkar petugas, ada juga baliho yang dibongkar oleh tim pasangan calon sendiri.

Petugas Bawaslu Kota Padang berhasil membongkar sekitar ratusan APK yang terdiri dari baliho, billboard, spanduk, dan umbul-umbul. Dalam pembongkaran Bawaslu Kota Padang mengerahkan seluruh pengawas pemilu dari tingkat Kelurahan sampai Kecamatan di Kota Padang untuk menyisir APK yang menyalahi aturan.

“Petugas Panwascam itu kami fokuskan untuk melakukan penertiban terhadap APK yang bisa dijangkau secara manual yang dipasang di jalan-jalan perumahan,” ujarnya. (lgm)

Next Post

Pelaku UMKM Pasie Nan Tigo Dilatih Digital Marketing

Rab Okt 14 , 2020
PADANG, KP – Produk usaha yang dimiliki oleh UMKM di Kota Padang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Namun sayangnya pemasaran produk masih cenderung bersifat konvensional dan interaktif sesama kolega/pertemanan dan tidak bersifat kontinu.Padahal di era digital 4.0 saat ini, pemasaran produk bisa semakin luas dengan memanfaatkan penggunaan internet. Melihat kondisi itu, […]