Bawaslu Padangpariaman Berikan Bimtek Bagi 103 PPL Nagari

PARITMALINTANG, KP – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Padangpariaman berikan Bimtek (Bimbingan Teknis) untuk 103 Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Nagari, Selasa (13/10).

Kordiv Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu, Rudy Herman menyampaikan, tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan pembekalan terkait tahapan Pilkada yang sedang berlangsung saat ini. Dan juga tahapan lainnya terkait pengawasan kepemiluan. “Materi yang saya sampaikan tentang netralitas ASN. Karena masa Pilkada ini sudah cukup banyak temuan kita. Ataupun laporan atau informasi awal dari masyarakat terkait netralitas PNS,” ujarnya.

Pihaknya merekomendasikan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) terkait netralitas dan kode etik ASN itu sebanyak 6 kasus. “Terkait tidak netral ASN ini, laporan awalnya merupakan screenshot dan foto, kemudian status ASN yang bersangkutan terkait pasangan calon yang ada saat ini,” ulasnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, ASN yang melanggar netralitas dikategorikan dalam dua bentuk kejadian, pertama sebelum penetapan pasangan calon yang berjumlah 4 kasus. “Indikasinya terkait pasangan calon yang akan maju Pilkada maupun terkait pengajuan dirinya sebagai kepala daerah, namun status dirinya belum mengundurkan diri waktu itu,” paparnya.

Lanjutnya, dan karena adanya unsur pendekatan diri pada partai politik serta adanya unsur menguntungkan salah satu pasangan calon. Kedua, indikasi setelah penetapan pasangan calon. Seperti adanya status yang menunjukkan dukungan pada salah satu pasangan calon di Media Sosial.

“Tidak ada ketentuan berapa lama prosesnya, setidaknya sekitar satu bulan. Untuk sanksinya, ada 3 bentuk dapat diberikan KASN. Pertama sanksi ringan, biasanya peringatan secara tertulis. Sedangkan pernyataan maaf di depan khalayak atau tempat dinas dia bekerja. Dan sanksi berat bisa penundaan kenaikan pangkat dan dinonaktifkan dari jabatan,” tutup Rudy. (war)

Next Post

Tumpukan sampah diPasar Sijunjung Timbulkan Bau Menyengat

Rab Okt 14 , 2020
SIJUNJUNG, KP – Tumpukan sampah diPasar Sijunjung, Kecamatan Sijunjung menimbulkan bau tak sedap. Hal itu menganggu kenyamanan baik pedagang maupun pengunjung pasar.  Dari informasi yang dihimpun KORAN PADANG kemarin, tumpukan sampah tersebut sudah ada sejak Jumat (9/10) lalu. Bahkan, hingga Rabu (14/1) tumpukan sampah itu belum bersihkan, sehingga mengeluarkan bau […]