9 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Curi Motor, Sopir Angkot Ditembak Polisi

PADANG, KP – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial NH (37 tahun) di kawasan Tarandam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa sore (13/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku yang merupakan warga Perumahan Bungo Mas, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang itu merupakan spesialis curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Padang.

“Hasil pemeriksaan sementara, dia telah beraksi di lima tempat kejadian perkaradi Kota Padang,” ujar Kasat Reskrim Polresta PadangKompol Rico Fernanda, Rabu (14/10).

Dijelaskannya, penangkapan NHmerupakan pengembangan kasus dari salah seorang pelaku curanmor berinisial EA yang sebelumnya telah ditangkap polisi. Kedua pelaku merupakan satu komplotan dalam melakukan aksi curanmor.

Penangkapan mereka berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/535/B/X/2020/RESTA SPKT UNIT II, tanggal 7 Oktober 2020 di mana pelaku dilaporkan telah melakukan curanmor di parkiran Masjid Al Furqan, Jalan Abdul Muis, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Jumat silam (3/7) sekira pukul 05.30 WIB.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap EA, diketahui NH kesehariannya bekerja sebagai sopir angkot jurusan Siteba-Pasar Raya. Kita lakukan pengintaian dan pelaku diketahui sedang membawa angkot di daerah Tarandam,” jelas Rico seperti dilansir padangkita.com

Pada saat penangkapan, tersangka NH berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Petugas kemudian melepas tembakan peringatan namun tak dipedulikan pelaku. Sehingga, pelaku terpaksa dulumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanan.

Bersama temannya AE, pelaku juga telah melakukan curanmor di kawasan Permindo dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Fino dan di kawasan Alai Parak Kopi dengan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya, di kawasan Tunggul Hitam dengan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat, dan di daerah Sawah Liek Nanggalo dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

“Mereka melakukan curanmor ini sejak bulan Juli 2020. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun penjara,” pungkas Kompol Rico. (pkt)