Kembangkan Usaha, UKM Harus Memiliki Terobosan Baru

PAYAKUMBUH,KP-Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengatakan, memajukan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) hal yang diperlukan itu adalah sebuah terobosan baru berupa kemasan yang dapat meningkatkan harga jual. Pasalnya, dengan memperindah tampilan, secara otomatis naik kelas dibandingkan makanan yang dikemas dengan plastik biasa. Dan hal itu membuat harga makanan tersebut bernilai jual tinggi.

Hal itu disampaikan Erwin Yunaz ketika mengunjungi Rumah Produksi Sanjai Oviga yang di Kelurahan Tanjung Pauh Kecamatan Payakumbuh Barat, kemarin.

“Kita berkunjung ke rumah produksi Sanjai Oviga, salah satu UKM yang tetap berproduksi selama masa pandemi. Dilihat dari kebutuhan pasar yang selalu menginginkan terobosan baru, kita akan hadirkan juga produk dengan kemasan yang baik. Selama ini Sanjai Oviga mengemas makanan dengan kantong plastik biasa, kali ini kita ajak dengan menggunakan kemasan yang baik,” terang Erwin.

Ditambahkan Erwin kemasan yang direkomendasikan untuk Sanjai Oviga ini yaitu berbentuk kemasan wafer yang efisien dan higienis.

“Kemasan yang kita rekomendasikan memiliki sekat di dalamnya, sehingga nanti konsumen yang membeli makanan tersebut dapat menyimpan kembali makanan dengan baik dan pastinya lebih higienis,” ujar Erwin.

Erwin berharap dengan adanya terobosan ini UKM yang ada di Kota Payakumbuh memiliki pasar yang lebih luas dan dari segi kualitas memiliki ketahanan yang lebih lama.

“Ini adalah terobosan yang terbaik yang kita lakukan. Sedangkan, untuk bantuan dan kegiatan pelatihan sudah cukup banyak diberikan oleh pemko, sekarang yang dibutuhkan adalah terobosan untuk pasar yang lebih luas, sehingga UKM ini lebih maju dan dapat mensejahterakan karyawannya,” pungkas Erwin.

Sementara itu Vina sebagai pemilik dari Sanjai Oviga mengatakan, sesuai dengan nama rumah produksinya yaitu Sanjai Oviga merupakan rumah produksi makanan yang menghasilkan beraneka jenis sanjai serta kripik olahan dari ubi talas dan kentang. “Omset perbulan kami alhamdulillah di angka Rp150 juta rupiah dengan jumlah pekerja 15 orang,” terang Vina.

Tak lupa Vina mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan untuk kemajuan UKMnya serta UMKM yang ada di Payakumbuh, sehingga dapat berkembang dan lebih maju lagi untuk kedepannya.(dst)

Next Post

Pelayanan MPP Payakumbuh Dinilai Seperti di Kementerian

Rab Okt 14 , 2020
PAYAKUMBUH,KP- Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berkunjung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh. Sekretaris DPMPTSP Sumbar, Widyasari bersama jajarannya dalam kunjungan tersebut baru-baru ini mengatakan, sejak MPP Payakumbuh pertamakali beroperasi, DPMPTSP Sumbar belum pernah melihat langsung kualitas pelayanannya, baru dari berita […]