24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Di Tengah Pandemi, 186 ASN Sijunjung di Sumpah

SIJUNJUNG, KP – Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN, sekaligus penyerahan SK pengangkatan Calon Pegawai NegeriSipil (CPNS) menjadi PNS angkatan 2019 di daerah setempat.

Pengambilan sumpah dan janji itu dipimpin langsungBupati Sijunjung, Yuswir Arifin dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di Gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Rabu lalu.

Kendati dalam situasi pandemi Covid-19, Kabupaten Sijunjung yang berada pada zona orange, maka dari 186 ASN yang diambil sumpah tersebut, dibagi menjadi empat sesi yakni sesi pertama sebanyak 50 orang, dan kedua sebanyak 50 orang.

Kemudian, sesi ketiga sebanyak 51 orang dan keempat sebanyak 35 orang, masing-masing juga mengatur jarak satu setengah meter antar individu.

ASN juga yang akan memasuki ruangan wajib memakai masker, mencuci tangan dan men cek suhu satu persatu dengan menggunakan thermogun.

Selain itu, ada beberapa orang ASN itu juga mengikuti pengambilan sumpah secara virtual yaitu dengan aplikasi zoom meeting yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sijunjung.

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengucapkan selamat kepada ratusan ASN yang sudah mengucapkan sumpah jabatan.“Mudah-mudahan dengan diambil sumpah tersebut, seluruh ASN semua dapat menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada ASN agar memiliki rasa syukur telah menjadi abdi negara, karena masih banyak diluar sana yang ingin menjadi ASN.

“Jangan sampai ada ASN yang sudah mengucapkan sumpah untuk melanggarnya, sebab tanggung jawab itu tidak hanya untuk pimpinan, negara dan masyarakat saja. Namun tanggung jawab itu juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Integritas sebagai ASN dan inovasi yang rill untuk mewujudkan birokrasi reformasi,” jelasnya.

Bupati juga mengimbau ASN agar bersemangat dan ikhlas dalam bekerja, jangan ditanamkan pada diri saudara untuk berpindah-pindah tugas.

“Jangan jadikan Sijunjung ini hanya sebagai batu loncatan mengabdi saja, baca aturan kepegawaian yang sudah dipersyaratkan kepada CPNS sebelum diterima menjadi abdi negara, dan bagi tenaga medis kembangkan karir dan pelayanan,” harap Yuswir Arifin. (shd)