19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Kemenkumham Sumbar Gelorakan Program ‘Eazy Passport’ di Tengah Pandemi

PADANG, KP – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Barat (Sumbar) menggelorakan program ‘Eazy Passport’ sebagai inovasi pelayanan pembuatan paspor bagi masyarakat.

“Saat ini kami terus menggerakkan program itu, sebagai inovasi pelayanan sehingga mempermudah masyarakat untuk membuat paspor,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sumbar, Syamsul Effendi Sitorus di Padang, Rabu (14/10).

Ia mengatakan program tersebut diperuntukkan bagi pembuatan paspor secara kolektif yang menyasar komunitas besar seperti instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, badan usaha, atau komunitas dengan syarat pemohon sebanyak 50 orang. Namun demikian, meski kurang dari 50 tetap akan dilayani.

“Kalau ada pemohon yang jumlahnya 30 orang tetap akan kami akomodir,” katanya.

Melalui program itu pemohon paspor mendapatkan keuntungan karena tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi.Namun sebaliknya, petugas yang akan mendatangi instansi atau badan usaha yang akan membuat paspor.Seluruh proses permohonan paspor mulai dari penyerahan dan pemeriksaan berkas persyaratan, wawancara, serta pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari dilakukan di lokasi kegiatan.

“Paspor yang sudah jadi bisa diambil secara perwakilan atau bisa juga dikirim ke rumah melalui jasa pengiriman,” katanya.

Ia mengatakan dalam kondisi pandemi COVID-19, petugas yang akan datang ke lokasi akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Juga akan dibuat sekat kaca untuk membatasi petugas dengan pemohon,” katanya.

Menurutnya selain meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, program itu juga dilakukan untuk menggenjot Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pelayanan keimigrasian.Karena diketahui jumlah pembuatan paspor selama masa pandemi di Sumbar mengalami penurunan drastis dibandingkan kondisi normal.Dari dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian yang ada di Sumbar dalam sehari biasanya pembuatan paspor mencapai 100 dokumen lebih dalam satu hari.Sedangkan saat ini jumlah pembuatan paspor hanya berkisar 10 dokumen dalam dalam satu hari. (ant)