18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

MTQ Nasional di Sumbar Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

PADANG, KP – Protokol kesehatan (prokes) ketat bakal diberlakukan selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVIII yang digelar 12–21 November 2020 mendatang.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Juraidi mengatakan panitia telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar MTQ Nasional tetap berjalan dengan baik, salah satunya mencegah terjadinya kerumunan.

“Panitia akan meniadakan dua agenda rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional, yaitu pawai ta’aruf dan pameran (bazar) dengan pertimbangan dapat mengundang kerumunan masa,” terang Juraidi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, kemarin.

“Panitia juga akan membatasi jumlah penonton pada majelis-majelis musabaqah (lokasi perlombaan),” sambungnya.

Gelaran MTQ Nasional ke-28 ini mengangkat tema ‘MTQ Mewujudkan SDM yang Unggul, Profesional, dan Qur’ani menuju Indonesia Maju’. Pembukaan dijadwalkan pada 13 November di Main Stadion Sikabu Padangpariaman dan penutupan pada 20 November di Masjid Raya Sumbar di Kota Padang.

Juraidi memastikan gelaran MTQ Nasional akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bahkan sejak keberangkatan peserta dari daerahnya masing-masing. “Semua kafilah wajib melakukan tes swab. Setiap venue akan dijaga ketat oleh petugas untuk memastikan dipatuhinya protokol kesehatan untuk mencegah covid-19,” tegas Juraidi.

Adapaun cabang yang dilombakan pada MTQN XXVIII 2020 di Sumbar adalah Seni Baca Al Quran (4 golongan), Qiraat Sab’ah (3 golongan), Tahfizh (5 golongan), Tafsir (3 golongan), Syarhil Quran, Fahmil Quran, Seni Kaligrafi Al Quran (4 golongan), dan Karya Tulis Ilmiyah Alquran. (mas)