18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Besok, Sanksi Pelanggaran Perda AKB Diberlakukan

LUBUKBASUNG, KP – Penerapan sanksi bagi setiap pelanggaran Perda Provinsi Sumbar tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Agam mulai berlaku, Selasa (20/10).

“Operasi yustisi penindakan Perda AKB ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Agam, dengan sasaran utamanya adalah tempat-tempat umum dan tempat keramaian,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Martiaswanto Dt Maruhun di Lubukbasung, Sabtu (17/10).

Dijelaskan, sesuai dengan Perda tersebut, sasarannya adalah bagi perorangan dan pelaku kegiatan atau usaha yang tidak menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Selain itu, kita juga akan masuk dan meninjau langsung ke dalam instansi dan perusahaan-perusahan yang ada di Kabupaten Agam. Tujuannya untuk melihat apakah telah menerapkan protokol kesehatan secara benar,” jelasnya.

Lebih lanjut Martiaswanto menjelaskan, nantinya pada saat operasi yustisi di lapangan, bagi perorangan yang kedapatan melanggar proses, maka akan langsung diberlakukan sanksi berupa teguran tertulis, dan sanksi sosial atau denda sebesar Rp100 ribu.“Sedangkan bagi pelaku usaha atau kegiatan, akan langsung ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sambungnya, saat operasi yustisi nanti, seluruh instansi terkaitakan ikut turun kelapangan, mulai dari Polri, TNI, Pengadilan Negeri Lubukbasung, Kejari Agam, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan lainnya.

“Dengan diberlakukannya penindakan Perda ini, semoga kedepannya masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, sehingga dapat menekan angka penularan dan penyebaran Covid-19 di Sumbar, khususnya di Kabupaten Agam,” harapnya. (rzk/*)